Clover Honey Untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Posted on

Clover Honey dikenal sebagai pemanis alami pengganti gula dan juga berfungsi sebagai obat alami berbagai penyakit. Oleh karena banyaknya manfaat yang dikandung oleh Clover Honey maka produk lebah ini sangatlah digemari oleh masyarakat.

Clover Honey yang memiliki rasa enak ini ternyata juga baik bagi tubuh karena dapat berfungsi sebagai antibiotik alami, untuk meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat sistem metabolisme dan berbeda dengan pemanis alami pada umumnya, Clover Honey tidak dapat membusuk.

Sebagai pemanis, Clover Honey banyak digunakan oleh rumah makan hingga digunakan di dalam rumah tangga sendiri. Clover Honey juga aman dikonsumsi oleh bayi maupun balita, bahkan untuk anak dengan kebutuhan khusus seperti anak penyandang autis, hiperaktif dan ADHD pun disarankan untuk mengkonsumsi Clover Honey.

Pengunaan Clover Honey untuk pemanis yang dikonsumsi anak berkebutuhan khusus adalah bentuk dari tindakan preventif karena dengan mengkonsumsi Clover Honey maka kalori yang masuk dan nutrisi yang diserap tubuh dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Clover Honey yang dikonsumsi juga secara aktif akan merangsang dan membangun imunitas dari anak, sehingga dengan masuknya Clover Honey secara teratur ke dalam tubuh membuat sistem imunitas tubuh akan dapat diperkuat.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak.  Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Clover Honey AMAN dikonsumsi anak berkebutuhan khusus (ABK) karena :
1. Clover Honey tidak melewati proses fermentasi
Karena Clover Honey tidak dapat membusuk maka Clover Honey sangat disarankan untuk anak berkebutuhan khusus, kandungan senyawa antibiotik yang aktif dapat menjaga sistem kekebalan tubuh dan dapat menjaga sistem pencernaan dengan baik.

2. Kaya nutrisi
Nutrisi yang dikandung Clover Honey sangatlah banyak, mulai dari karbohidrat, vitamin, mineral serta gizi yang esensial yang dibutuhkan anak selama proses pertumbuhan. Dengan mengkonsumsi Clover Honey secara teratur dan dalam takaran yang tepat maka kebutuhan gizi untuk tubuh dapat dipenuhi.

3. Aman untuk dikonsumsi diet rendah gula
Bagi orang yang menjalani diet gula atau karbohidrat rendah maka Clover Honey adalah pengganti gula yang tepat karena madu mengandung Clover Honey yang aman serta mudah untuk dicerna terutama bagi anak berkebutuhan khusus yang biasanya tidak dapat mencerna beberapa jenis makanan tertentu. Karena kandungan gula yang ramah untuk anak berkebutuhan khusus maka penggunaan Clover Honey untuk dikonsumsi dapat dikonsumsi lebih banyak dibandingkan dengan gula pasir pada umumnya.

Pemberian Clover Honey pada anak berkebutuhan khusus dapat dilakukan sebanyak 3 kali dalam sehari. Clover Honey pun dapat disajikan dengan berbagai macam bentuk, mulai dicampur dengan air, pengganti gula, dimakan langsung maupun digunakan sebagai pemanis pada minuman lainnya.
Perlu diperhatikan juga saat mengkonsumsi Clover Honey yang dicampur dengan susu dapat mengaktifkan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh sehingga tubuh akan lebih mudah menyerap nutrisi.

Meski demikian, pencampuran Clover Honey dengan air panas sebaiknya dihindari karena air panas dapat menyebabkan nutrisi pada Clover Honey dapat menghilang.


Memilih Sabun Wajah Berjerawat Saat Hamil

Posted on

Selama proses memasuki masa kehamilan para ibu biasanya akan mulai memperhatikan aktifitas kesehariannya. Mulai dari membenahi pola tidur, berolahraga ringan, mengkonsumsi makanan tinggi nutrisi hingga menjaga kebersihan tubuh dengan baik agar tidak sakit maupun menjaga penampilan selama masa kehamilan.

Namun karena selama proses kehamilan hormon estrogen pada ibu tidak stabil maka dapat berakibat pada emosi yang tidak stabil, gangguan pada pencernaan (mual) hingga munculnya jerawat kembali akibat perubahan hormon.

Agar tetap memiliki penampilan yang rapi dan bersih maka ibu hamil juga harus menjaga kebersihan wajah agar jerawat tidak menyebar lebih banyak. Untuk mengatasi munculnya jerawat selama proses kehamilan maka para ibu disarankan untuk menjaga emosi, menjaga makanan yang dikonsumsi serta mencuci wajah dengan benar. Mencuci wajah dengan sabun yang tepat perlu untuk diperhatikan karena sabun cuci wajah yang tidak diperuntukkan ibu hamil dapat menyebabkan gangguan pada kulit dan tidak dapat mencuci wajah dengan efisien.

Para ibu haruslah berhati hati dalam memilih produk kecantikan karena produk yang salah, misal mengandung bahan kimia yang dapat meracuni kesehatan ibu dan anak. Dengan demikian pemilihan kosmetik termasuk sabun wajah yang boleh digunakan saat masa kehamilan.

Bee Botanics Propolis Facial Wash Gel (keterangan)Berikut beberapa tips yang dapat digunakan saat memilih sabun wajah yang tepat :
1. Pilihlah sabun wajah dengan bahan herbal
Sabun pencuci muka berbahan dasar merupakan sabun cuci yang aman digunakan karena tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya. Selain tidak mengandung bahan kimia, sabun berbahan dasar herbal juga tidak menimbulkan efek samping serta dapat digunakan tanpa batas tertentu.

2. Hindari penggunaan bahan kimia
Bahan kimia seperti retionoid,asam salisid, BHA, retinil termasuk dalam bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan jika sampai masuk ke dalam tubuh ibu yang secara tidak langsung juga akan meracuni janin. Agar kesehatan ibu dan anak tetap terjaga maka disarankan untuk menggunakan sabun wajah dengan selektif.

3. Memperhatikan kemasan pada botol sabun
Kemasan pada botol biasanya menunjukkan komposisi serta perhatian penggunaan yang mencantumkan keamanan produk. Dengan mengetahui keamanan produk maka para ibu dapat dengan aman memilih berbagai merk yang tersedia di pasar.

Dalam masa kehamilan ibu disarankan untuk menghindari produk kosmetik secara menyeluruh karena dengan tidak menggunakan kosmetik maka akan menjaga ibu dari masuknya racun ke dalam tubuh secara pasti. Meskipun para ibu terpaksa menggunakan kosmetik maka selektiflah dalam menggunakan kosmetik yang aman untuk digunakan bagi para ibu yang sedang dalam proses kehamilan. Masuknya bahan berbahaya dan beracun dapat menyebabkan gangguan yang mungkin dapat membahayakan atau menyebabkan kecacatan pada anak.


Bahaya Pemanis Buatan pada Anak Berkebutuhan Khusus

Posted on

Maraknya pemanis buatan telah lama terjadi, jika ditelusuri lebih dalam pemanis buatan justru dikonsumsi oleh anak kecil lebih banyak dibandingkan dengan manusia dewasa. Mengapa demikian, karena pemanis buatan sering ditemui pada jajanan yang di jual oleh pedangang kaki lima yang menargetkan jajannya untuk anak kecil. Selain murah pemanis buatan banyak digunakan karena efisien, tidak memerlukan usaha yang banyak namun dapat mengembalikan modal dengan cepat.

Bahaya pemanis buatan atau pemanis sintetik sudah jelas terlihat. Selain meracuni anak, pemanis buatan dapat mengganggu perkembangan anak. Bayangkan saja jika pada anak biasa pemanis buatan dapat mengganggu pertumbuhan si kecil, bagaimana jadinya jika pemanis buatan tidak sengaja dikonsumsi oleh anak kecil dengan kebutuhan khusus.

Anak dengan kebutuhan khusus seperti autisme, down syndrome, Hyperaktif dan ADHD tidak hanya memerlukan perhatian khusus dari lingkungan sekitarnya namun juga apa yang mereka konsumsi. Salah mengkonsumsi makanan dapat berakibat fatal.

Pasalnya anak dengan kebutuhan khusus tidak dapat mengkonsumsi semua jenis makanan sehingga ada beberapa makanan yang tidak dapat dicerna dengan baik sehingga harus dihilangkan dari menu makanannya. Selektifnya pada menu makanan anak anak dengan kebutuhan khusus dapat dimulai dari memilih pemanis yang tepat. Terlebih anak kecil sangatlah suka pada makanan yang manis, dengan memilih pemanis yang tepat dan tidak berbahaya maka anak dapat menikmatinya dengan aman.

Masuknya pemanis buatan pada anak berkebutuhan khusus dapat berakibat fatal, karena racun yang masuk dapat mengganggu sistem tubuh anak yang dapat dibilang tidak normal. Aspartam, Sakarin, hingga Sukrosa adalah tergolong pemanis buatan yang harus dihindari.

Pemanis Alami Pengganti Gula yang AMAN dikonsumsi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Pemanis Alami Pengganti Gula yang AMAN dikonsumsi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Contohnya pada anak autisme dan hiperaktif yang membutuhkan kontrol asupan kalori yang tepat jika tidak sengaja mengkonsumsi pemanis buatan maka anak hiperaktif dapat semakin kehilangan kontrol atas dirinya sehingga berakibat sulit dikendalikan bahkan sulit berkomunikasi.

Selain bahaya mengganggu sistem tubuh pada anak berkebutuhan khusus pemanis buatan juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan pada anak sehingga anak akan rentan terkena obesitas yang merupakan faktor penyebab munculnya penyakit penyakit berbahaya lainnya.

Pemanis buatan tidak hanya berbahaya dalam jangka pendek bagi anak berkebutuhan khusus tetapi juga fatal resikonya pada jangka panjang. Konsumsi pemanis buatan yang tidak dijaga dapat menyebabkan berhentinya perkembangan otak, sehingga otak dan syaraf anak tidak dapat berkembang yang artinya anak akan benar benar tidak dapat ditolong dan akan mengalami kerusakan seumur hidupnya.

Sangat disarankan untuk memberikan anak pemanis buatan alami pengganti gula yang sudah terbukti AMAN dikonsumsi anak berkebutuhan khusus, yakni CLOVER HONEY. Mengkonsumsi CLOVER HONEY secara teratur akan membantu memperbaiki sistem pencernaan anak berkebutuhan khusus, memenuhi kebutuhan akan nutrisi penting yang tidak didapatkan tubuh dari makanan sehari-hari, juga membantu anak agar bisa berperilaku lebih tenang dan mengontrol emosinya.



Memilih Mouthwash (Obat Kumur) yang Tepat

Posted on

mouthwash (kontak)Untuk menjaga kepercayaan diri dalam menghadapi lawan bicara dan tampil di muka umum banyak yang harus dipersiapkan, mulai dari busana yang akan dikenakan, model rambut yang akan ditata agar dapat memberikan kesan baik, gaya tubuh yang sudah dilatih bahkan sampai yang terkecil sekalipun seperti menggosok gigi agar nafas tidak bau.

Agar memiliki nafas segar ternyata gosok gigi sehari dua kali masih belum cukup karena selain menggosok gigi hanya membersihkan gigi bagian luar, menggosok gigi ternyata hanya membersihkan sebanyak 40% dari rongga mulut. Akibatnya menggosok gigi saja tidak dapat memberikan nafas segar, sehingga dibutuhkan usaha lebih dari hanya sekedar menggosok gigi yaitu dengan menggunakan mouthwash.

Kesehatan mulut sangatlah penting karena setidaknya kita makan dari mulut sehingga makanan yang masuk dapat tetap bersih, selain itu menjaga kesehatan mulut juga akan menghindarikan dari berbagai gangguan mulut seperti sariawan, infeksi maupun peradangan pada tenggorokan.

Menjaga kebersihan mulut haruslah dilakukan agar kesehatan tubuh dan tetap percaya diri.
Mouth wash atau pencuci mulut adalah cairan yang dapat digunakan untuk membantu membersihkan mulut. Karena mouthwash berbentuk cairan maka mouthwash akan dengan mudah membersihkan seluruh bagian mulut hingga ke sela sela gigi dan gusi yang tidak dapat dibersihkan oleh sikat gigi biasa. Untuk memilih mouthwash pun juga ada tips tips yang harus diketahui :
1. Mengetahui isi dari mouthwash
Sebagian besar mouthwash terpisah menjadi dua jenis yaitu mouthwash dengan bahan dasar alkohol atau non alkohol. Bagi pengguna berkeluarga maka disarankan untuk menghindari mouthwash dengan bahan alkohol karena jika tertelan maka dapat menyebabkan keracunan pada anak. Mouthwash yang dibuat dari bahan alami akan lebih aman digunakan untuk keluarga tanpa mengurangi keefektifan dari mouthwash.

2. Mengetahui kegunaan dari mouthwash
Meskipun tujuan mouthwash sama yaitu mencuci mulut secara bersih namun kandungan pada mouthwash dapat berbeda beda. Mulai dari anti plak, untuk perokok, mengandung fluoride, untuk melindungi gusi dan lain lainnya, oleh karena banyaknya jenis mouthwash maka harus mengetahui kegunaan yang dibutuhkan dan kondisi mulut kita agar keefektifan dari mouthwash dapat benar benar dirasakan

3. Menggunakan dengan benar
Menggunakan mouthwash dengan benar juga harus dilakukan agar mendapatkan hasil yang optimal. Menggunakan mouthwash setelah sikat gigi adalah cara yang tepat, lalu setelah itu gunakan mouthwash untuk berkumur selama kurang lebih 30 detik agar kotoran dan plak yang menempel pada mulut dapat dikikis dengan baik. Setelah berkumur dengan mouthwash maka jangan berkumur lagi karena kandungan mouthwash masih dapat bekerja untuk membersihkan mulut, jika berkumur dengan air lagi maka dapat mengurangi kinerja mouthwash secara signifikan.