Mengenal Masalah Sistem Reproduksi Wanita

Posted on

Dari waktu ke waktu gaya hidup manusia terus mengalami perubahan, peruabahan yang terjadi pada di sekitar lingkungan manusia baik perubahan kecil maupun besar mau tidak mau akan mempengaruhi gaya hidup sehari hari. Perubahan ini sebagian besar meningkatkan efisiensi manusia namun pada satu sisi perubahan gaya hidup membawa kerugian yang cukup besar pada kesehatan manusia. Tubuh akan lebih rentan terkena gangguan karena pola hidup yang tidak sehat, mulai dari makanan yang banyak mengandung bahan kimia, kurang olahraga, istirahat kurang, tidak memenuhi nutrisi tubuh dan juga perubahan penyakit yang bermutasi menjadi lebih kuat dan lebih mudah menjangkiti manusia.

Akibatnya gangguan pada tubuh manusia termasuk sistem reproduksi khususnya pada wanita dapat bermunculan. Agar mudah mengatasi jenis jenis penyakit yang berhubungan dengan reproduksi wanita maka harus mengenal dan mendeteksi jenis penyakit seperti :

Propoelix Plus

1. Kanker Serviks
Kanker serviks merupakan penyakit kanker yang memiliki kasus kematian terbanyak akibat kurangnya kesadaran pada penderita. Seringkali kanker serviks tidak diketahui hingga sudah terlambat dan solusi yang banyak dilakukan adalah dengan melakukan pengangkatan yang memastikan wanita mengalami kemandulan permanen. Disarankan untuk melakukan pengecekan setiap 5 tahun sekali untuk mengecek keadaan serviks agar dapat mengetahui jika ada sel kanker dan dapt ditangi secepat mungkin.

2. Kanker Payudara
Tidak berbeda dengan kanker serviks, kanker payudara juga sama berbahayanya dan juga seringkali kematian disebabkan oleh terlambatnya penanganan pada kanker payudara. Tonjolan pada payudara dapat menjadi pertanda awal adanya perkembangan sel kanker pada payudara sehingga sebelum tonjolan menjadi lebih parah segera periksakan diri ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.

3. Endometriosis
Adalah munculnya bintik bintik berisi cairan yang menyebabkan rasa sakit pada saat datang bulan. Endometriosis menyebabkan gangguan pada saat datang bulan sehingga jika mengalami keterlambatan datang bulan maka segea lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyakit secara pasti.

4. Penyakit Seks
Penyakit seks menular seperti gonorrhea, syphilis, chlamidia, dll adalah berbagai jenis penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melewati hubungan tubuh. Untuk menghindari penyakit penyakit tersebut adalah dengan menggunakan pengaman yang dapat mengurangi resiko penularan, namun tidak berhubungan tubuh dengan orang lain akan menjamin kesehatan.

5. Keputihan
Keputihan merupakan gangguan yang disebabkan oleh jamur, jamur menyebabkan munculnya lendir bau yang dapat berwarna kekuningan. Keputihan umumnya tidak berbahaya dan hanya menimbulkan rasa gatal namun jika jamur tidak dibersihkan maka jamur dapat menyerang organ internal reproduksi wanita. Menjaga kebersihan dan kelembapan organ intim wanita dapat menghindarkan dari keputihan.

Royale Jelly Liquid (Manfaat)6. Menopause
Menopause sebenarnya bukan gangguan namun fase dimana tidak lagi mengalami datang bulan, yang artinya hormone pada wanita tidak lagi aktif sehingga tubuh wanita akan mengalami penuaan secara cepat setelah mengalami menopause. Usaha untuk mencegah menopause dini dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan tubuh, makanan dan mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh. Konsumsi rutin 1 sendok takar Royale Jelly Liquid setiap hari sejak usia 30 tahunan akan membantu menunda datangnya menopause dini.


Penyebab dan Mengatasi Penyumbatan Pembuluh Darah

Posted on

Jangan remehkan pembuluh darah yang tersumbat, karena pembuluh darah yang tersumbat dapat menjadi gejala atau pertanda awal penyakit penyakit berbahaya. Jantung koroner dan diabetes adalah salah satu dari sekian banyak contoh penyakit yang diawali dengan penyumbatan pembuluh darah. Oleh sebab itu penting untuk sadar akan kesehatan dan menjaga pembuluh darah tetap berfungsi baik dan aliran darah berjalan dengan lancar.

Pembuluh darah manusia sudah terbentuk sejak awal saat masih berbentuk janin, pembuluh darah manusia akan bertumbuh dan berkembang seiring waktu untuk mengirimkan darah yang kaya oksigen dan nutrisi untuk didistribusikan ke seluruh tubuh.

Pembuluh darah bekerja setiap waktu untuk mengelilingi tubuh meskipun tubuh manusia sedang beristirahat. Pekerjaan yang terus menerus menyebabkan pembuluh darah dapat berkurang elastisitas dan kekuatannya seiring dengan faktor usia.

Turunnya kemampuan pembuluh darah akan mempengaruhi kecepatan dan tekanan pembuluh darah sehingga semakin lama kecepatan darah memutari tubuh akan berkurang. Di luar faktor usia penyumbatan pembuluh darah sering kali diawali dengan pola makan, makanan yang kurang sehat dan berlemak akan menyebabkan penyumbatan semakin cepat yang artinya akan semakin mempercepat serangan jantung koroner.

Penyumbatan pembuluh darah seringkali disebabkan oleh lemak yang menumpuk pada jaringan kapiler pada tubuh. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol jahat pada tubuh. Kolesterol yang tinggi pada darah sedikit demi sedikit akan menumpuk pada pembuluh darah. Penumpukan lemak tersebut dapat menyumbat pembuluh jika dibiarkan. Tersumbatnya pembuluh darah dapat menyebabkan kerusakan permanen tergantung di bagian mana terbentuknya penyumbatan pembuluh darah. Misal terjadi penyumbatan pembuluh darah pada jantung yaitu pada arteri jantung maka dapat menjadi serangan jantung, jika penyumbatan pembuluh darah terbentuk pada bagian tubuh lain misal kaki maka akan darah akan sulit membeku seperti pada penderita diabetes.

Selain lemak gula darah yang tinggi juga menjadi pemicu utama terjadinya pembuluh darah, gula darah harus berada pada ambang batas yang aman. Gula darah yang berlebih dapat menjadi pembunuh bagia manusia karena gula yang masuk ke dalam tubuh baru dapat diolah jika tubuh memproduksi insulin, jika perbandingan antara insulin dan gula tidak sebanding maka gula dapat menjadi racun yang kemudian juga menumpuk. Seperti yang sudah diketahui bahwa produksi insulin terbatas tergantung pada usia manusia, semakin tua manusia maka kebutuhan gula akan semakin berkurang yang artinya produksinya insulin juga turun. Makanan tinggi kalori seperti nasi, kentang dan makanan manis harus dijaga karena kapasitas tubuh manusia memiliki batas yang tidak boleh dilewati karena dapat menyebabkan gangguan seperti penyumbatan pembuluh darah.

Untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah langkah awal yang harus dilakukan adalah berolahraga. Olahraga dapat membakar lemak dan menyehatkan tubuh jika dilakuka secara rutin dan benar. Kemudian langkah selanjutnya adalah dengan menjaga apa yang masuk ke dalam tubuh. Kurangi makanan yang tidak sehat dan ganti menu makanan menjadi lebih berwarna dan bervariasi seperti menambahkan buah buahan dan sayuran yang kaya serat dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan menjaga kesehatan darah.

Info Lebih Lanjut, silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F / www.ProdukMadu.com

Info Lebih Lanjut, silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F / www.ProdukMadu.com

Sangat disarankan untuk mengkonsumsi 1 tablet Bee Propolis Murni 500mg dan 2 tablet Trimee II tiap sebelum makan 3 kali sehari. Kedua suplemen berbahan alami perlebahan ini memiliki kemampuan menghancurkan penyumbatan pada pembuluh darah dan mengikatnya untuk dibuang pada saat BAB (buang air besar). Trimee II dan Bee Propolis Murni 500mg ini bagus bagi mereka yang bermasalah dengan kadar kolesterol dan asam urat tinggi, meminimalkan resiko terkena stroke dan serangan jantung, menurunkan berat badan bagi penderita obesitas dan melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.


Memperingati Hari AIDS Sedunia – 1 Desember

Posted on

Tahukah Anda hari 1 Desember bertepatan dengan peringatan hari AIDS se-dunia? Hari ini, lebih dari 36,9 juta orang di seluruh dunia terinfeksi HIV/AIDS dan hanya 15 juta orang yang memiliki akses untuk mengikuti terapi ati-retroviral (ARV).

HIV/ AIDS di Indonesia

Ironisnya, dari data yang dikeluarkan oleh PBB di tahun 2014, Indonesia termasuk dalam enam negara “tertinggal” untuk mendorong agar penderita HIV/AIDS bisa mendapat akses terapi ARV. Laporan ini juga disertai fakta bahwa jumlah angka kematian terkait AIDS di Indonesia meningkat drastis dari tahun 2005 hingga 2013. Saat ini, Indonesia menjadi negara kontributor urutan kedelapan penyebar virus di seluruh dunia. Hal ini tidaklah mengejutkan mengingatkan hanya 8% dari jumlah pengidap HIV/AIDS di Indonesia yang bisa mengakses terapi ARV.

BAGAIMANA PROPOELIX BERKONTRIBUSI
Info Lengkap Manfaat Propoelix untuk AIDS/HIV, SMS + WA di 081234309255 / Pin BB di 2bfe6f71

Info Lengkap Manfaat Propoelix untuk AIDS/HIV, SMS + WA di 081234309255 / Pin BB di 2bfe6f71

Individu yang pengidap HIV/AIDS yang tengah menjalani terapi ARV seringkali mengalami kekurangan imunitas. Obat-obatan dalam terapi ARV juga sering menyebabkan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh mereka.Propoelix adalah pembangkit sistem kekebalan tubuh yang sangat ampuh. Propoelix memiliki daya yang ampuh karena telah melewati tahap ekstraksi menggunakan teknologi unik bernama CMCE (Continuous Multi-Stage Countercurrent Extraction).

Proses CMCE membuang semua lilin dan resin alami dan hanya meninggalkan bahan-bahan aktif seperti polifenols, flavonoid, flavones dan phenolic acid esters. PROPOELIX sangat berkhasiat karena kandungan resin dan lilin sudah dibersihkan dari bahan bakunya yaitu, propolis. PROPOELIX bahkan memiliki nilai Oxygen Radical Absorbance Capacity (ORAC) yang sangat tinggi. Sebuah analisis yang dilakukan oleh Brunswick Laboratories di Amerika Serikat menunjukkan bahwa PROPOELIX memiliki nilai ORAC total 21.921 umol TE per gram, lebih tinggi dua kali lipat jumlahnya dari semua suplemen propolis lain yang dijual di pasaran saat ini. Dengan kata lain, 1 kapsul PROPOELIX memiliki total nilai ORAC yang sama dengan 3 gelas brokoli, dan 1 botol PROPOELIX memiliki total nilai ORAC yang sama dengan 17kg brokoli.

Studi kasus yang dilakukan pada 77% pasien HIV / AIDS di Indonesia yang sedang mengonsumsi obat-obatan ARV, menunjukkan bahwa setelah penggunaan Propoelix pada bulan pertama, ada peningkatan signifikan sebesar 80% dalam jumlah nilai CD4 mereka. Jumlah CD4 adalah tes yang dilakukan di laboratorium yang mengukur jumlah sel CD4 dalam sampel darah. Ini merupakan indikator penting dari seberapa baik sistem kekebalan tubuh pasien bekerja. Jika Anda mengenal individu yang mengidap HIV/AIDS, terutama mereka yang tidak memiliki akses terapi ARV, jadilah bagian dari gerakan ini dan perkenalkanlah Propoelix kepada mereka.