Anemia Pada Ibu Hamil

Posted on

Dalam tubuh manusia mengalir darah, Tugas darah sangat bermacam macam mulai dari mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, sebagai alat angkut nutrisi dan vitamin, dan berbagai kebutuhan tubuh lainnya. Kekurangan darah pada tubuh manusia dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada tubuh dan pada jangka lama akan merusak kinerja organ tubuh.

Kondisi di mana tubuh kekurangan darah disebut dengan anemia. Anemia pada umumnya disebabkan oleh kekurangan zat besi yang merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi sel darah merah.

Anemia akan sangat mengganggu kesehatan. Gejala Anemia yang sering muncul adalah pusing, lemas, tidak bersemangat, tubuh lemas, mengantuk, serta mata berkunang kunang. Gejala seperti demikian muncul akibat tubuh tidak menerima oksigen maupun nutrisi yang seharusnya diterima melewati media darah sehingga tubuh tidak dapat bekerja dengan normal.

Hal serupa juga berlaku pada ibu hamil. Wanita yang menjalani proses kehamilan rentan terkena anemia jika kekurangan nutrisi. Bagi ibu hamil, tidak hanya nutrisi pertumbuhan anak yang harus dijaga tetapi juga kesehatan dari ibu. Anemia pada ibu dapat menyebabkan kerugian baik pada tubuh ibu yang akhirnya berpengaruh pada pertumbuhan bayi.

Ibu hamil disarankan mengkonsumsi makanan yang tinggi nutrisi karena nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil tidak hanya untuk memenuhi dirinya sendiri tetapi juga janin dalam kandungan. Kekurangan nutrisi pada janin akan menyebabkan janin mengambil nutrisi dari ibu yang hasilnya ibu akan sering mengalami sakit pada usia lanjut.

Disarankan sekali bagi ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan tinggi zat besi dan vitamin C yang juga turut berpengaruh pada pembentukan sel darah merah. Konsumsi suplemen berbahan perlebahan alami seperti CLOVER HONEY dan POLLENERGY juga sangat dianjurkan sebagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Info lebih lanjut silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Info lebih lanjut silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Pada kasus terburuk ibu hamil yang anemia dapat mengalami kematian pada saat proses persalinan akibat kurang darah.

Sangat penting sekali untuk terus mengawasi produksi darah pada ibu hamil, karena sebagian besar masyarakat mengganggap remeh hal ini maka banyak ibu hamil yang sangat menderita pada proses kehamilan dan pasca akibat kurang darah yang menyuplai nutrisi bagi tubuhnya dan janin. Oleh sebab itu sangat bijaksana jika ibu hamil tetap mengkonsumsi makanan tinggi zat besi seperti pisang, bayam, kacang kacangan, brokoli, telur dan daging yang kaya akan protein. Tidak hanya makanan pokok saja yang perlu dijaga namun juga nutrisi tambahan seperti buah buahan yang kaya akan karbohidrat, dan madu yang baik bagi kulit dan pertumbuhan janin serta berolahraga.

Gaya hidup yang baik pada ibu hamil juga turut mengjaga kondisi ibu tetap prima. Berolahraga secara teratur akan menstimulasi regenerasi produksi darah merah. Olahraga juga baik untuk mengencangkan otot dan menjaga agar pada proses persalinan ibu dapat memiliki persalinan yang lancar.Perhatikan juga jika terjadi perubahan yang dirasa mengganggu, dengan mendeteksi gejala anemia yang muncul maka proses penyembuhannya akan lebih mudah. Terakhir periksakan diri pada dokter secara bertahap agar dokter dapat memantau kesehatan serta dapat mendeteksi adanya kemungkinan penyakit yang muncul sebelum penyakit bertambah parah.