Cara Atasi Luka Bakar

Posted on

Luka bakar adalah luka yang timbul akibat panas yang dapat terjadi akibat sentuhan maupun radiasi panas itu sendiri. Luka bakar sebagian besar akan meninggalkan bekas luka yang menganggu dan jika luka bakar yang terjadi tidak diatasi dengan segera maka bekas yang timbul akan membesar dan berwarna hitam yang akan mengurangi tingkat kepercayaan diri.

Jika terjadi luka bakar yang cukup membahayakan maka pertolongan pertama pada korban haruslah cepat karena luka bakar yang serius dapat merusak jaringan kulit serta daging yang akibatnya akan mengalami kecacatan permanen.

Meskipun sebagian besar luka besar yang timbul tidak menyebabkan kerusakan tinggi namun pada kasus luka bakar serius, luka bakar dapat menyebabkan gangguan permanen baik pada syaraf, tulang, jaringan kulit dan daging. Dalam dunia medis luka bakar dibagi menjadi empat tingkat tergantung dari tingkat kerusakan yang disebabkan oleh luka bakar.

Tingkat 1
Melepuh akibat luka bakar, luka yang muncul hanya sakit, nyeri dan berair. Penanganan luka cukup mudah karena kulit masih mampu meregenerasi jaringan.

Tingkat 2
Kulit merah dan melepuh yang meluas, muncul akibat panas yang cukup tinggi namun panas yang masuk tidak terlalu banyak. Penanganan pertama dapat mengurangi resiko kerusakan kulit dan infeksi kulit akibat aktifitas bakteri. Dapat meninggalkan bekas yang cukup nyata jika tidak ditangani dengan baik

Tingkat 3
Kulit bagian epidermis mengalami kerusakan yang cukup parah dan perlu penganan medis segera agar luka bakar dapat segera ditangani. Pada tingkat bakar ini jika tidak segera ditangani dengan baik maka terdapat kemungkinan amputasi karena jaringan yang rusak tidak dapat lagi diperbaiki. Dan sebagian besar mengakibatkan kecacatan permanen.

Tingkat 4
Kulit, daging,otot dan tulang telah mengalami kerusakan akibat luka bakar. Bagian yang terkena luka bakar hangus dan kering sehingga kemungkinan besar diatasi dengan amputasi, bahkan dengan penanganan yang tepat akan menyelamatkan bagian yang terluka dengan gangguan fungsional akibat syaraf yang rusak.

Memang sebagian besar luka bakar yang terjadi dalam rumah tangga, sekolah adalah luka bakar ringan seperti kecelakaan ringan di dapur atau tidak sengaja terkena knalpot sepeda motor yang panas. Namun sangat baik bagi kita jika kita mengetahui pertolongan pertama saat kita terkena benda panas atau radiasnya.

1. Cuci bagian yang terluka dengan air
Cuci bagian tubuh dengan air dingin atau es selama kurang lebih 10 – 15 menit. Meskipun tidak lagi tersentuh benda panas namun proses inflamasi yaitu panas yang masuk ke dalam daging masih mengalami pemanasan sehingga perlu pendinginan agar proses pembakaran berhenti.

2. Oleskan salep antibiotic atau ointment
Salep antibiotic atau ointment merupakan bentuk pertolongan pertama yang terbukti efektif dalam luka bakar. Selain mensterilkan luka bakar dari kotoran ointment juga bersifat dingin sehingga luka bakar tidak meluas ke sekitar luka bakar.

Krim Untuk Berbagai Jenis Luka Terbuka pada Kulit. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Krim Untuk Berbagai Jenis Luka Terbuka pada Kulit. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

3. Gunakan Aloe Propolis Cream
Pastikan tersedia Aloe Propolis Cream bersama Anda, di mana dengan mengoleskan krim ini pada permukaan luka bakar segera setelah kejadian akan sangat membantu untuk mengurangi efek dari luka bakar. Krim ini juga dapat membantu mengurangi efek dan sensasi panas setelah terbakar.

Perlu diperhatikan untuk TIDAK MENGGUNAKAN pasta gigi, tepung, dan berbagai zat lain yang tidak terbukti dengan jelas karena pemberian zat tersebut justru akan menyebabkan kotoran dan meningkatkan resiko infeksi di sela sela luka bakar yang terbentuk.

Catatan:
Untuk mempercepat proses pengeringan luka dari dalam, mengurangi rasa nyeri dan mencegah terjadinya infeksi yang lebih buruk, penderita luka bakar disarankan untuk mengkonsumsi BEE PROPOLIS 3×1 tablet setiap hari.