Cara Memperkuat Rahim dan Mencegah Keguguran

Posted on

Gagal melahirkan terkadang mneyebabkan si ibu mengalami pukulan batin yang sangat menyedihkan, tidak hanya menganggu kestabilan emosi dan mental ibu namun juga kehamilan yang mengalami keguguran dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada si ibu sendiri. Nyatanya selama masa kehamilan berjalan terbentuk ikatan antara ibu dan janin meskipun hanya ibu sendiri yang dapat merasakan, jika terjadi keguguran maka tentunya akan merugikan kedua belah pihak. Untuk menghindari keguguran banyak dari pasangan menikah yang melakukan berbagai macam usaha untuk memastikan mereka dapat melahirkan bayi sehat.

Memperkuat rahim adalah salah satu dari sekian banyak faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan kehamilan. Memperkuat rahim bertujuan untuk memastikan bahwa serviks tetap tertutup selama janin berkembang, semakin kuat rahim maka dapat dipastikan bahwa janin dapat berktumbuh tanpa perlu khawatir akan terjadi keguguran yang disebabkan oleh lemahnya rahim menahan janin. Rahim yang lemah dapat menyebabkan kelahiran premature yang artinya menurunkan kemungkinan bayi terlahir sehat dan kuat, jika rahim yang lemah tidak diatasi ataupun diketahui maka dapat berujung pada keguguran.

Kekuatan rahim dapat ditingkatkan maupun dapat dipengaruhi oleh pola hidup ibu mulai dari kekuatan imunitas ibu terhadap penyakit. Contohnya ibu yang merokok baik perokok aktif maupun pasif dapat melemahkan kekuatan rahim, selain itu stress dan pola makan ibu menentukan kekuatan rahim juga. Sensitifnya rahim dapat berarti perubahan sekecil mungkin dapat berdampak buruk pada kesehatan janin, untuk itu sangat penting memperkuat janin yang dapat diperkuat dengan :
1. Waspada terhadap perubahan kecil
Peruabahan pada tubuh sangatlah sering terjadi pada masa kehamilan sehingga tubuh ibu hamil akan mengalami adapatasi yang dapat menyebabkan kekuatan rahim berkurang. Penting bagi ibu untuk mengetahui perubahan sekecil mungkin karena meskipun tampak kecil namun di dalam tubuh ibu mungkin terjadi perubahan yang besar.

2. Memeriksakan diri ke dokter kandungan
Periksakan diri sebelum menjalani proses kehamilan, dengan memeriksakan diri ke dokter ibu dapat mengetahui adanya penyakit yang mungkin bersarang di rahim maupun berkonsultasi untuk memperkuat rahim.

3. Istirahat cukup
Tidur adalah saat dimana tubuh melakukan regenerasi sel dan memperbaiki tubuh, ketika kurang istirahat maka sel tubuh juga tidak dapat diperbaiki secara maksimal. Istirahat bagi ibu haruslah cukup dan berkualitas agar tubuh mampu menjalankan metabolismenya dengan lancar.

4. Hindari berhubungan badan jika dimungkinkan
Berhubungan badan dapat menyebabkan rahim melemah sehingga hindari berhubungan jika diperlukan.

5. Menjaga makanan yang dikonsumsi selama masa kehamilan
Makanan yang dikonsumsi saat hamil akan menentukan kesehatan janin dan ibu. Beta karotin,asam folat, vitamin C, vitamin E berperan penting pada masa kehamilan sehingga pastikan ibu memenuhi nutrisinya setiap hari.

6. Konsumsi suplemen
Suplemen dapat dikonsumsi untuk membantu menjaga kekuatan rahim dan kesehatan ibu dapat terjaga. Pilihlah suplemen yang bersifat alami agar tidak meracuni selama proses kehamilan. Konsumsi 1 tablet Pollenergy tiap pagi dan 3×1 sendok makan Clover Honey tiap sebelum makan sangat membantu untuk memperkuat rahim dan meminimalisir terjadinya keguguran.

Info lebih lanjut silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Info lebih lanjut silakan SMS ke 0896 9967 1737 /Pin BBM di 25CB027F / WA: 0812.3430.9255

7. Olahraga ibu hamil
Olahraga pada ibu hamil bertujuan untuk memperkuat otot pada ibu hamil, otot yang kuat dapat meningkatkan kekuatan rahim sehingga rahim dapat menutup dan menajag janin hingga waktunya melahirkan.

8. Hindari beban pikiran
Beban pikiran yang menumpuk dalam waktu tertentu dapat menjadi penyakit, stress yang menumpuk akan membebani tubuh yang juga dapat menurunkan kekuatan rahim yang dapat berakibat pada keguguran.