Diabetes Pada Anak

Posted on

Permen yang dijual dalam berbagai bentuk dan kemasan yang menarik bertujuan untuk menarik perhatian si kecil, permen juga beredar di pasar dalam berbagai bentuk dan pilihan rasa agar anak dapat memilih dan tentunya tidak bosan memakan permen. Tentu saja dalam jangka panjang permen dapat menyebabkan kerusakan gigi pada anak terlebih lagi anak masih belum sadar akan sisi buruk dari mengkonsumsi makanan manis dalam jumlah banyak. Tidak hanya menyebabkan kerusakan pada gigi makanan manis yang mengandung banyak gula dan kalori jika diberikan terus menerus pada anak tanpa adanya pembatasan.

Diabetes pada anak akibat terlalu banyak mengkonsumsi gula dapat terjadi bukannya tidak mungkin terjadi pada anak kecil jika asupan gula yang masuk terlalu tinggi sehingga tubuh anak tidak mampu mengubah gula menjadi energy. Kedua tipe diabetes dapat terjadi pada anak baik diabetes tipe satu maupun diabetes tipe dua, mengetahui potensi diabetes pada anak merupakan hal yang krusial bagi orang tua. Semakin cepat orang tua mengetahui gejala diabetes pada anak maka akan lebih baik bagi anak sehingga perubahan gaya hidupun akan lebih cepat untuk diubah.

Bagi anak penderita diabetes akan sangat memukul orang tua karena anak akan kehilangan beberapa keinginannya sebagai anak, namun hal tersebut tidak membuktikan bahwa penderita diabetes pada anak tidak memiliki masa depan. Sangat banyak penderita diabetes saat anak yang akhirnya dapat menginspirasi masyarakat dengan perjuangannya. Oleh sebab itu penting peran orang tua dalam menjalani dan menyemangati anak sedari awal yang dapat dimulai dari mengubah gaya hidup.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi, Mengendalikan Emosi Anak, Memperbaiki Sistem Pencernaan & Imunitas Anak.  Tidak Mengandung Gula/Pemanis Buatan, AMAN untuk Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi, Mengendalikan Emosi Anak, Memperbaiki Sistem Pencernaan & Imunitas Anak. Tidak Mengandung Gula/Pemanis Buatan, AMAN untuk Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Perubahan pertama yang harus segera dilakukan melakukan diet kalori, yaitu mengatur menu makanan agar sangat rendah kalori yang tidak ramah bagi penderita diabetes. Perubahan tersebut dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan agar anak dapat tetap menikmati makanan yang disajikan seperti merubah bentuk makanan menjadi lebih menarik dan lebih berwarna seperti mengganti nasi dengan beras merah yang tinggi serat dan rendah kalori. Kedua olahraga dan istirahat menjadi berpengaruh besar pada penderita diabetes, olahraga memang penting namun sebaiknya melakukan olahraga yang ringan agar gula yang berada dalam tubuh tetap stabil serta beristirahat setidaknya 8 jam sehari agar tubuh dapat melakukan detoksifikasi dan regenerasi sel saat proses istirahat.

Berikutnya orang tua harus tetap memperlakukan anak sebagai anak yang normal, memanjakan anak karena mengalami penyakit terkadang justru menyebabkan anak menjadi kurang berjuang. Lingkungan anak juga harus kondusif dan positif bagi perkembangan anak sehingga meskipun menderita diabetes anak masih memiliki masa kecil yang indah. Tidak terlepas dari lingkungan dan perkembangan orang tua juga harus siaga dan siap sedia terhadap perubahan terkecil pada anak karena perubahan yang kecil pada anak dapat memicu perubahan yang besar dan dapat mengakibatkan kehilangan jiwa jika orang tua kurang awas terhadap kondisi anak.