Gagal Napas

Posted on

Gagal pernafasan adalah sebuah syndrome kegagalan sistem pernafasan manusia yaitu paru paru yang tidak berfungsi baik satu sisi paru paru maupun keduanya. Kegagalan paru paru menyebabkan pertukaran antara oksigen dan karbondioksida berhenti dan dapat menyebabkan keracunan bahkan kematian. Turunnya kadar oksigen pada tubuh menyebabkan gangguan yang disebut hypoxemia dan hipercapnia, baik hypoxemia maupun hipercapnia dapat menyebabkan kerusakan paru paru maupun tubuh manusia.

Pernafasan manusia dimulai dari saat udara masuk lewat hidung kemudian udara terus berjalan melewati faring yang kemudian memasuki paru paru, di dalam paru paru udara mengalami pertukaran oksigen dan karbon dioksida di dalam alveoli yaitu bintik merah pada paru paru. Setelah mengalami pertukaran udara yang penuh dengan karbon dioksida dikeluarkan kembali lewat hidung karena karbon dioksida dapat menjadi racun jika terus menerus dihisap oleh tubuh manusia. Pada gagal pernafasan berhentinya pertukaran udara dapat terjadi sebentar maupun dalam jangka waktu yang cukup lama maupun berulang ulang. Munculnya kegagalan pernafasan membutuhkan pertolognan pertama seperti CPR.

CPR atau disebut dengan Cardiopulmonari Resuscitation adalah pertolongan pertama yang ditujukan untuk memicu kembali pernafasan pada manusia. Teknik CPR ini sangatlah penting dalam mengatasi kegagalan pernafasan yang disebabkan oleh berbagai macam penyebab mulai masuknya air pada paru. Paru paru berhenti berfungsi akibat gangguan dari luar. Meskipun CPR penting namun pertolongan medis tetap menjadi prioritas utama bagi penderita gagal nafas untuk itu penting sekali bagi penolong untuk meminta bantuan ahli medis agar dapat menolong dan memastikan paru paru berjalan kembali.

Gagal bernafas biasanya dimulai dengan kesulitan bernafas seperti penderita asma yang kesulitan untuk mendapatkan udara maka reaksi tubuh yang muncul adalah nafas terengah engah. Selain CPR menolong penderita gagal udara adalah dengan :
1. Memberikan ruang cukup
Ketika seseorang mengalami kesulitan bernafas langkah awal yang harus dilakukan adalah memberikan ruang yang cukup agar penderita dapat mendapatkan udara yang cukup. Kerumunan orang terutama di masyarakat Indonesia yang segera berkerumunan dapat menyebabkan penderita sulit bernafas, selain kekurangan udara kerumunan orang juga dapat menyebabkan kepanikan.

2. Menghangatkan kaki
Usahakan untuk menghangatkan kaki pada penderita pernafasan, menghangatkan kaki penderita dapat membantu merelaksasi tubuh penderita sehingga dengan memberikan relaksasi tubuh yang tegang karena tegang yang terbentuk saat penderita tidak sadarkan diri dapat berakibat fatal.

3. Menegakkan kepala
Pastikan posisi kepala berada lebih tinggi dibandingkan tengkuk leher, jika kepala berada lebih rendah maka sistem pernafasan akan sulit untuk mengambil nafas. Berikan juga bantalan yang nyaman untuk menghindari kecelakaan yang tidak disengaja.
Jagalah kesehatan dengan menjalani hidup sehat, tidur cukup dan makan makanan bergizi agar tubuh selalu fit. Tambahkan olahraga dan suplemen untuk mendukung hidup sehat agar kualitas hidup meningkat.