Apa Sih Jaringan Tulang Rawan Itu

Posted on

Tubuh manusia terdiri dari berbagai bagian anggota tubuh yang disusun dan digerakkan oleh tulang. Tulang sendiri memberikan bentuk dan struktur terhadap tubuh manusia, tidak hanya itu tulang juga berfungsi sebagai bagian tubuh yang bertugas sebagai alat gerak. Tanpa tulang maka manusia hanya seonggok daging, sehingga jika terjadi kelainan atau penyakit pada tulang maka tubuh manusia juga akan mengalami perubahan drastis mengikuti tulang manusia.

Tulang terbentuk dari sebagian besar kalsium dan berbagai kandungan lain seperti zat besi, fosfir,dll. Oleh karena itu sangat perlu bagi kita untuk menjaga kesehatan tulang.

Tulang sendiri tidak hanya berbentuk keras, tulang juga memiliki berbagai macam bentuk dan salah satunya adalah tulang rawan. Tulang rawan merupakan tulang yang lentur, meskipun lentur namun tulang ini juga memberikan bentuk bagi tubuh. Contohnya tulang hidung dan tulang daun telinga, meskipun kedua tulang ini lentur dan dapat di bengkokan namun tulang ini tetap berfungsi sebagai pemberi bentuk pada tubuh manusia.

Begitu juga dengan jaringan tulang rawan. Jaringan ini merupakan bagian antara tulang yang bertujuan untuk saling merekatkan. Jaringan kartilago (tulang rawan) bersifat fleksibel mengikuti gerakan tulang namun kuat sehingga selain berfungsi sebagai perekat jaringan kartilago juga berfungsi sebagai pelumas antar tulang.
Jaringan kartilago ini sangat banyak ditemukan dalam tubuh terutama pada bagian tubuh yang berfungsi sebagai anggota gerak seperti siku, lutut, bahu.

Jaringan kartilago merupakan jaringan yang dapat mengalami cidera sama seperti dengan anggota tubuh lainnya. Jaringan kartilago dapat mengalami cidera jika :
1. Adanya tekanan yang berat
Tekanan yang berat pada bagian tertentu dapat mengakibatkan cidera pada tulang rawan, sehingga butuh mengetahui batasan kekuatan tubuh agar tidak menciderai jaringan kartilago.

2. Cidera olahraga
CIdera saat berolahraga juga turut mempengaruhi kelicinan dan kekuatan jaringan kartilago, semakin berat olahraga yang dijalani maka semakin cepat mengalami kerusakan. Maka dalam olahraga yang berat dibutuhkan alat bantu dan pelindung untuk mengurangi resiko cidera.

3. Berlebihan berat badan
Berat badan yang berlebih akan membebani tulang dan jaringan kartilago pada manusia sehingga semakin lama tulang akan mengalami disfungsi karena terlalu terbeban oleh berat badan tubuh yang berlebihan.

Jaringan kartilago yang cidera dapat menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan serta kesulitan dalam menggerakkan anggota tubuh. Cidera kartilago dapat berupa seperti rematik atau nyeri sendi yang disebabkan oleh proses pengkristalan yang terjadi pada tulang. Begitu juga jika cidera yang terlalu parah dapat menyebabkan kerusakan permanen seperti pada olahraga basket atau sepakbola yang memerlukan operasi jika cidera terlalu parah.

TERBUKTI EFEKTIF Mengatasi Nyeri Sendi Secara AMAN. Info Lebih Detil Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

TERBUKTI EFEKTIF Mengatasi Nyeri Sendi Secara AMAN. Info Lebih Detil Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Perawatan yang baik pada jaringan kartilago akan memberikan efek baik pada saat memasuki usia lanjut. Mungkin pada saat usia muda dewasa kekuatan tubuh kita masih kuat sehingga masih belum terasa dampak dari aktifitas berat kita, namun memasuki usia lanjut sangat banyak sekali penyakit yang menyerang jaringan tulang rawan. Maka dari itu perlu cara agar jarigan kartilago tetap kuat hingga tua :
1. Mengurangi aktiftas berat yang lama. Jika melakukan aktifitas seperti mengangkat beban berat maka usahakan memakai pelindung agar tidak terjadi cidera baik cidera otot maupun tulang rawan.

2. Hindari makanan yang dapat menyebabkan sakit sendi seperti emping,jerohan,dan berbagai makanan lainnya.

3. Olahraga. Olahraga merupakan cara yang tepat untuk melatih kekuatan tubuh baik otot maupun tulang sehingga kekuatan tubuh tetap fit meskipun umur bertambah.