Mencegah dan Menangani Stroke

Posted on

Hipertensi, kolesterol dan penyakit semacamnya merupakan penyakit yang perlu perhatikan, karena seperti hipertensi atau kolesterol yang sudah mencapai pada tingkat tertentu dapat menimbulkan penyakit baru yang biasanya datang bersamaan dengan hipertensi atau kolesterol yaitu penyakit stroke.

Stroke merupakan keadaan di mana otak kekurangan pasukan oksigen yang mungkin disebabkan oleh terhambatnya aliran darah yang masuk ke dalam otak. Terhentinya aliran darah yang melewati otak dapat menyebabkan otak kehilangan fungsi di daerah yang kekurangan oksigen. Hal ini dapat menyebabkan otak mengalami kerusakan dan kemungkinan orang yang terkena stroke akan kehilangan fungsi tubuhnya secara normal.

Stroke merupakan penyakit yang sangat berbahaya, bahkan stroke sama berbahayanya dengan serangan jantung karena datang tiba tiba dan dapat menyebabkan kematian ketika terjadi serangan. Penangan yang terlambat dapat segera mengakibatkan kematian dan jika selamat maka kemungkinan besar penderita akan lumpuh sebagian tubuhnya entah itu anggota kaki, tangan ataupun wajah.

Sangat penting untuk mengetahui gejala datangnya stroke.
Dengan mengetahui gejalanya secara tepat maka resiko serangan stroke dapat dikurangi.

Gejala stroke antara lain :

  1. Kehilangan keseimbangan
  2. Sulit berbicara, sulit memahami, sulit berjalan
  3. Mendadak kehilangan kesadaran
  4. Bagian muka tidak dapat digerakkan atau terasa muka berat.

Jika seseorang merasakan gejala gejala seperti di atas maka harus ekstra waspada karena gejala yang timbul merupakan alarm akan datang serangan stroke yang tidak dapat dipastikan waktu dan kondisi kita saat serangan stroke datang.

Kondisi seseorang yang sudah terkena stroke dapat bermacam macam, ada yang terkena stroke ringan sehingga dapat tetap melakukan aktifitas sehari hari tanpa adanya gangguan yang benar benar melumpuhkan. Namun ketika stroke menyebabkan sel otak banyak yang rusak maka kelumpuhan tidak dapat dihindari, orang dapat langsung koma seketika itu juga.

Perbedaan ini muncul karena pola hidup, orang yang terkena stroke namun tidak merokok dan pola hidupnya lebih sehat maka kemampuan sembuhnya akan lebih cepat dan lebih baik dibandingkan orang yang memiliki pola hidup kurang sehat.

Stroke sendiri dapat disembuhkan, namun yang perlu diperhatikan bahwa hanya stroke yang berada pada batas tertentu dapat disembuhkan.

Paket Solusi Stroke (BeeProp+Bodimate+RJL+Pollenergy)Meski sudah sembuhpun penyakit stroke tidak akan mengembalikan kemampuan fungsi gerak 100%. Setidaknya ada cara agar stroke dapat disembuhkan lebih cepat, caranya adalah :

Latihan menggerakan anggota tubuh.
Menggerakan anggota tubuh seperti jari tangan, tangan, atau kaki secara rutin dapat mempercepat penyembuhan stroke. Latihan menggerakan akan menstimulasi otak agar otak lebih cepat pulih sehingga stroke dapat segera disembuhkan.

Fisioterapi
Fisioterapi merupakan terapi berjalan atau olahraga ringan yang bertujuan untuk menguatkan otot serta menstimuli sel otak untuk meregenarasi agar dapat mencapai kesembuhan stroke lebih cepat.  Fisioterapi akan didampingi oleh seorang fisioterapist yang akan memberikan porsi olahraga yang paling optimal agar tubuh dapat menyerap dengan baik.

Seleksi makanan.
Makanan yang dikonsumsi dalam tahap penyembuhan harus diperhatikan, karena makanan yang sehat mampu mempercepat regenerasi sel otak dan akan memberikan energy bagi tubuh untuk kesehatan otak dan tubuh.

Dukungan keluarga
Selain cara lewat fisik, dukungan keluarga secara psikologis akan memberikan daya juang untuk sembuh sehingga perasaan dan jiwa penderita akan dapat terus termotivasi untuk sembuh. Dengan demikian perjuangan dan suasana batin akan senantiasa dalam kondisi yang prima yang akhirnya menyebabkan kekuatan untuk sembuh lebih cepat.