Mengatasi Anak dengan Autisme Tantrum

Posted on

Autisme adalah gangguan yang terjadai pada syaraf pada manusia sehingga menyebabkan gangguan perkemabangan baik secara kognitif maupun secara mental pada penyandangnya.

Penyandang autisme sebagian besar dapat dideteksi sejak dari usia balita. Mengenal autisme lebih dini dapat memudahkan orang tua untuk menangani anak autis. Sayangnya untuk mengendalikan autism pada penderita sulit dan harus waspada penuh agar penderita tidak lepas kendali.

Salah satu dari sifat autis adalah ketidakstabilan emosi yang disebut sebagai autis tantrum yang juga dikenal sebagai temper tantrum dimana emosi penderita autism akan sangat mudah naik dan dalam waktu yang sangat singkat dan juga dengan penyebab yang jelas. Hal ini tentunya mengkhawatirkan karena penderita bisa saja lepas kendali tanpa diketahui sebelumnya dan tanpa gejala yang jelas. Mengetahui sifat autis tantrum menjadi penting karena dapat mencegah dan mengatasi penderita dari luapan emosi yang meledak ledak.

Peran orang tua dalam menghadapi ledakan emosi ini sangatlah penting, ledakan ini disebabkan oleh syaraf yang mengatur emosi pada manusia terganggu sehingga “adrenaline” penderita dapat langsung memenuhi tubuh yang akhirnya menyebabkan kemarahan. Terkadang kemarahan yang muncul dapat sangat berlebihan seperti memukul, melempar barang ke orang, menyakiti diri sendiri. Mendadaknya luapan emosi ini membutuhkan peran kasih dari orang tua untuk mengerti dan mengatasi emosi yang keluar dengan tepat sehingga baik dari pihak penderita dan lingkungan tidak mengalami kerugian ataupun tersakiti.

Umum sekali jika pada fase tertentu anak akan meluapkan emosinya, namun pada penderita autism emosi yang muncul dapat muncul dan kerap terjadi akibat dari gangguan dari dalam, karena bersifat tiba tiba dan memaksa maka pentingnya orang tua untuk tetap tenang dalam menghadapi anak yang sedang marah karena jika menanggapinya dengan keras pula dapat memperparah emosi anak dan dapat merusak kestabilan jiwa anak dalam jangka panjang. Tantrum yang muncul pada penderita tidak hanya semata mata marah, kegelisahan dan sedih juga termasuk pada tantrum anak akan menangis tanpa sebab yang jelas dan sebagai orang tua satu satunya hal yang dapat dilakukan adalah menenangkan anak dan menyakinkan pada anak bahwa semuanya baik baik saja. Akibat dari ketidakstabilan emosi tersebut maka yang dapat kita lihat secara fisik adalah kemarahan anak yang merupakan manifestasi dari kepanikan dan kegelisahan anak.

Menangani tantrum yang muncul pada anak, orang tua dapat melakukan teknik menghitung yaitu menenangkan anak dengan cara menghitung. Semisal anak tiba tiba menangis maka orang tua dapat memerintahkan anak untuk berhenti menangis dengan menghela nafas panjang sambil menghitung turun dimulai dari 10. Teknik ini digunakan agar anak dapat merasa aman dan tenang sehingga dapat mengurangi kegelisahan yang bertujuan untuk menghindarkan kemarahan pada anak. Peran orang tua dan perhatian serta kesabaran orang tua memainkan peran yang besar dalam menghadapi tantrum pada anak.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi, Mengendalikan Emosi Anak, Memperbaiki Sistem Pencernaan & Imunitas Anak.  Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi, Mengendalikan Emosi Anak, Memperbaiki Sistem Pencernaan & Imunitas Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Secara rutin berikan Kids3 dan Clover Honey yang bisa membantu untuk mengendalikan perilaku agresif pada anak berkebutuhan khusus, meredam emosi anak yang tak terkendali, dan membuat anak berperilaku lebih tenang.