Mengatasi Demam Berdarah

Posted on

Musim hujan merupakan musim yang sangat berpotensi bagi nyamuk untuk berkembang biak, terlebih lagi pada tempat yang kumuh sehingga akan banyak genangan air yang digunakan nyamuk untuk bertelur. Nyamuk nyamuk tersebut dapat mengakibatkan penyakit demam berdarah yang disebabkan virus dengue, virus tersebut dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti ada Aedes Albopictus. Penyakit demam berdarah merupakan penyakit yang cukup berbahaya karena jika terlambat mengetahui dapat menyebabkan kematian. Proses terjangkiti demam berdarah dimulai ketika nyamuk Aedes menghisap darah melewati kulit manusia, air liur nyamuk yang mengandung spora dari virus dengue akan masuk ke dalam tubuh manusia. Virus ini kelamaan akan berkembang dan menyerang sistem pembuluh darah dan akan merusak sel Hemoglobin pada manusia yang menyebabkan badan akan menjadi lemas dan mengalami demam yang tinggi karena kadar Hb dalam darah yang sudah rendah.

Demam Berdarah Propoelix photo DemamBerdarahPropoelix.jpg

Lemas, nyeri sendi, pusing, pendarahan, demam tinggi yang berselang hari merupakan gejala yang dapat dipastikan sebagai gejala penyakit demam berdarah. Bahkan pada beberapa orang penyakit demam berdarah menyebabkan darah menjadi kental yang disebabkan oleh virus dengue. Jika terjadi gejala seperti diatas maka langkah utama yang harus dilakukan adalah melakukan cek darah terhadap trombosit dan segera mungkin melakukan opname sehingga trombosit tidak sampai jatuh dan pasien cepat tertolong.

Jumlah trombosit normal adalah sekitar 150.000 – 200.000 jika berada di bawah angka tersebut maka perlu adanya penanganan sesegera mungkin. Pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah minum air yang banyak sehingga darah dan suhu tubuh terjaga serta dapat mengkonsumsi obat yang mengandung parasetamol yang hanya mencegah demam, jika bertambah parah maka perlu dibawa ke rumah sakit untuk diberikan infus dan larutan elektrolit agar kondisi tubuh tetap stabil karena penyakit demam berdarah belum ada obat spesifik yang ditujukan untuk mengatasi demam berdarah.

propoelix botol

Propoelix: suplemen berbahan perlebahan alami untuk meningkatkan jumlah TROMBOSIT pada penderita demam berdarah (DBD) secara cepat dan aman

 

Untuk meningkatkan jumlah trombosit secara signifikan dan mempercepat kesembuhan penderita demam berdarah, disarankan konsumsi PROPOELIX 3 sampai 4 x 2 kapsul setiap hari. Produk herbal ini sudah terbukti membantu banyak penderita DBD untuk mengalami kesembuhan yang jauh lebih cepat daripada menggunakan produk lainnya.

Penyakit demam berdarah dipercaya sudah menyerang manusia sejak lama, dan penyebab utama demam berdarah adalah nyamuk. Nyamuk menyukai tempat yang gelap, lembab, dan panas. Nyamuk berkembang biak dalam genangan air, daerah kumuh yang terdapat berbagai macam sampah ketika turun hujan maka akan menampung air. Sedikit saja air dapat digunakan nyamuk untuk media bertelur, dan akan mempercepat penyebaran nyamuk pembawa virus demam berdarah.

DBD Propoelix II photo DBDPropoelixII.jpg

Untuk mengatasi berkembangnya nyamuk demam berdarah diperlukan tindakan pencegahan seperti :
1. Membersihkan tempat yang kumuh. Terutama tempat yang banyak sampah kaleng yang dapat berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk.

2. Melakukan Fogging terhadap lingkungan yang berpotensi sebagai serang nyamuk. Fogging dapat dilakukan ketika musim kemarau maupun musim hujan, karena baik pada musim kemarau maupun hujan nyamuk Aedes sudah berevolusi sehingga mampu berkembang biak pada musim apapun.

3. Merapikan barang barang rumah. Barang yang menumpuk seperti baju baju yang tidak digantung dan berada di tempat yang terbuka merupakan tempat bersarangnya nyamuk. Selain itu juga benda benda yang tidak digunakan sebaiknya didaur ulang atau disisihkan, selain untuk menghindari sarang nyamuk juga rumah akan terlihat lebih rapi dan nyaman.

4. Menggunakan bubuk Abate pada tempat penampungan air yang terbuka yang bertujuan untuk membunuh jentik nyamuk yang mungkin ada. Juga perlu dikuras agar kebersihan tetap terjaga dan nyamuk tidak dapat berkembang.

Uji Klinis Propoelix