Mengatasi Typus Pada Balita

Posted on

Typus merupakan salah satu penyakit menular dengan mudah, penularan yang terjadi dapat melalui air liur, darah, bahkan udara sekalipun sehingga jika kita berada pada posisi daya tahan tubuh yang lemah maka kita dapat tertular dengan mudah.

Penyakit typus disebabkan oleh bakteri Salmonella yang terdapat pada makanan yang kurang dijaga kebersihannya serta kurang matang, semisal jika membakar daging maka usahakan untuk membakar daging atau mengolah daging dalam waktu yang cukup lama dan panas yang dapat membunuh bakteri.

Kebiasaan mengkonsumsi makanan setengah matang terutama pada anak anak yang sistem imunitasnya masih belum sempurna dapat menyebabkan anak terjangkit typus dengan mudah.

Karena typus adalah penyakit yang menyerang sistem pencernaan maka pathogen atau cara penularan yang paling cepat terjadi adalah melewati makanan. Pada anak kecil, mulai dari bahan mentah makanan hingga tempat makan yang digunakan tidak boleh digunakan untuk anak lain yang bertujuan untuk menghindari penularan virus Salmonella. Begitu juga dengan menyiapkan makanan. Makanan harus dicuci dengan bersih agar kotoran yang menempel pada sayur atau buah dapat dibersihkan dan dapat dikonsumsi dengan aman.

Sakit typus tidak seperti penyakit lainnya, jika orang menderita typus lebih dari tiga kali maka tubuhnya akan mengalami kerusakan, bahkan jika orang yang tidak memiliki daya tahan tubuh yang kuat maka dapat meninggal.

Begitu juga pada anak balita, anak berumur dua tahun ke atas akan memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan dengan manusia dewasa sehingga sebagai orang tua kita harus benar benar memperhatikan kebersihan makanan yang kita berikan pada anak atau bayi kita.
Mendeteksi penyakit typus cukup mudah karena gejala typus memiliki gejala yang sangat khas yaitu :
1. Panas yang tinggi
Penyakit typus akan menyebabkan daya tahan tubuh lemah sehingga tubuh akan menjadi panas. Panasnya tubuh menyebabkan penderita typus dapat menggigil kedinginan, yang juga disertai dengan wajah yang memerah hingga keringat dingin. Sakit typus ini biasanya juga disertai dengan lemas dan sendi terasa sakit hampir serupa dengan demam berdarah, sehingga biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan darah antara typus dengan demam berdarah untuk mendeteksi keakuratan dari penyakit.

2. Gangguan pada sistem pencernaan.
Gangguan pencernaan seperti diare terjadi karena adanya aktifitas dari bakteri salmonella yang berada pada sistem pencernaan. Karena adanya gangguan yang pada akhirnya mengakibatkan diare maka tenaga dan cairan dari anak akan mudah hilang, oleh justru itu oralit juga dapat membantu mencegah dehidrasi.

3. Nafas tidak sedap.
Sama dengan penyakit yang berhubungan dengan sistem pencernaan lainnya, penyakit typus juga dapat menyebabkan nafas mulut menjadi tidak sedap. Namun bau tidak sedap yang terjadi tidak selalu menunjukkan adanya gejala typus, orang tua perlu jeli untuk mengamati apakah bau sedap yang muncul terjadi karena typus atau penyebab lain.

Jika anak mengalami sakit typus atau hanya gejala typus maka untuk mengatasi sakit typus selain pengobatan juga perlu untuk mengurangi beban kerja pada saluran pencernaannya

Berikan 1-2 sendok makan CLOVER HONEY setiap 3 jam sekali untuk mempercepat proses penyembuhan dari typus

Berikan 1-2 sendok makan CLOVER HONEY setiap 3 jam sekali untuk mempercepat proses penyembuhan dari typus

.Makanan yang diberikana sebaiknya diolah dengan baik dan lembut seperti makanan yang di kukus atau mengganti nasi dengan bubur. Dengan mengganti makanan yang lembut maka kinerja usus akan lebih baik dan akan mempercepat pengobatan typus.

Berikan 1-2 sendok makan CLOVER HONEY setiap 3 jam sekali untuk mempercepat proses penyembuhan dari typus sekaligus melengkapi asupan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh yang tidak didapatkan dari makanan ketika menderita sakit. Rasa CLOVER HONEY yang manis dengan mudah akan bisa diterima oleh anak pada umumnya.