Mengenal Down Syndrome atau Sindrom Down

Posted on

Down Syndrome atau Down Sindrom, merupakan syndrome kecacatan yang diakibatkan oleh perbedaan jumlah kromosom pada manusia. Down syndrome menyebabkan gangguan pada keseluruhan fisik dan psikologi anak, secara fisik pertumbuhan anak dengan Sindrom Down dapat menyebabkan kecacatan pada bagian wajah sehingga setiap penderita down syndrome memiliki siluet wajah yang sama yaitu berwajah mongoloid. Secara psikologis penderita down syndrome memiliki jiwa dan pikiran seperti anak kecil meskipun mereka telah bertumbuh dewasa hal ini dikarenakan batasan perkembangan secara psikologis.

Penderita down syndrome dapat terjadi karena ada gangguan pada saat proses kehamilan, janin yang awalnya berkembang dengan normal dapat menjadi down syndrome akibat kondisi ibu saat hamil. Bisa saja akibat dari mengkonsumsi obat obatan tertentu yang akhirnya mengacaukan perkembangan janin atau adanya shock yang diterima ibu saat proses kehamilan, akibat dari shock yang berlebihan dapat tersalurkan ke janin yang masih dikandung sehingga menjadi penderita down syndrome.

Membedakan penderita down syndrome dapat secara langsung diketahui dengan ciri-ciri sebagai berikut :
1. Berwajah mongoloid
2. Jari jari tangan yang lebih pendek
3. Ketertinggalan mental, maksimal memiliki mental sebagaianak berusia 14 tahun
4. Memiliki IQ kurang lebih 90
5. Kemampuan sosialisasi seperti anak kecil
6. Cenderung ceria

Seluruh penderita down syndrome memiliki ciri khas yang hampir serupa antara satu dengan lainnya namun setiap pribadi tetap memiliki sifat dan kepintaran yang berbeda. Analoginya penderita down syndrome terbadi menjadi tiga tingkatan, dimulai dari tingkat bawah yaitu penderita down syndrome yang sangat sulit untuk berkembang, sulit untuk berkomunikasi dan rata rata memiliki daya tangkap yang sangat lama. Kedua down syndrome menengah yaitu penderita down syndrome yang memiliki tingkatan lebih baik dibandingkan penderita down syndrome tingkat bawah. Terakhir penderita down syndrome yang cerdas dimana meskipun mereka memiliki kecacatan namun kepintaran mereka hampir sama dengan manusia normal pada umumnya, mereka mampu untuk melakukan aktifitas sehari hari dengan mandiri tanpa bantuan orang lain meskipun mereka masih memiliki kebiasaan kebiasaan tertentu yang menjadi ciri penderita down syndrome.

Suplemen AMAN untuk Tingkatkan IMUNITAS + Maksimalkan Kinerja Syaraf Motorik Anak. Info: SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F / www.ProdukMadu.com

Suplemen AMAN untuk Tingkatkan IMUNITAS + Maksimalkan Kinerja Syaraf Motorik Anak. Info: SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F / www.ProdukMadu.com

Sebagai lingkungan awal penderita tumbuh yaitu keluarga, penting untuk memperlakukan mereka sebagai manusia normal. Pertama dengan memperlakukan mereka sebagai orang normal, penderita berusaha untuk menjalani hidupnya senormal mungkin sehingga mereka dengan sendirinya akan bangkit dan melakukan apa yang seperti orang lain lakukan. Kedua agar mereka mampu belajar dari orang normal disekitar mereka, pembelajaran sangatlah penting bagi penderita down syndrome karena proses belajar hanyalah satu satunya cara mereka menerima informasi dunia luar yang sangat sulit mereka dapatkan. Terakhir agar kita tidak menjadi orang yang terlalu mengasihasi atau memanjakan, bukan berarti tidak simpatik namun jika orang disekitar penderita down syndrome terlalu mengasihani justru akan melumpuhkan mereka secara perlahan karena mereka akan merasa nyaman dengan tidak berbuat apa apa sedangkan mereka sebenarnya mampu melakukan aktifitasnya dengan sendiri.