Mengenal Pneumonia (Radang Paru) pada Balita

Posted on

Pneumonia adalah sebuah kiasan umum dari keadaan saluran pernafasan yang mengalami infeksi. Infeksi pada paru khususnya dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit mulai dari microorganisme, bakteri dan virus yang seingkali menjadi penyebab pneumia terbesar.

Pneumonia dapat terjadi akibat rusaknya sel pada paru sehingga penderita akan kesulitan untuk bernafas yang akhirnya menyebabkan batuk, sesak nafas dan juga rasa sakit. Penyakit ini terhitung sebagai salah satu penyakit berbahaya karena dapat menyebabkan kematian pada sejumlah dewasa dan anak.

Infeksi pada paru akan jauh lebih berbahaya jika terjadi anak balita, hal ini dikarenakan karena pada anak balita masih belum memiliki sistem pertahanan tubuh yang baik dan organ tubuh pada balita masih sangat lunak dibandingkan dengan organ tubuh manusia dewasa sehingga karena masih lunak maka organ akan lebih rentan rusak.

Rusaknya saluran paru pada anak balita juga berpotensi pada kerusakan permanen yang ditakutkan akan mengganggu aktifitas dan pertumbuhan anak yang pada akhirnya akan mempengaruhi anak secara psikologis maupun jasmani.

Gejala yang timbul pada anak dapat berupa seperti batuk atau sakit tenggorokan namun perlu dibedakan dengan sakit batuk biasa karena pada pneumia gejala yang muncul setelah 2 sampai 4 hari setelah anak mengalami panas atau sakit tenggorokan. Gejala gejala pneumonia dapat berupa seperti :
1. Demam
2. Batuk
3. Bibir dan kuku berwarna pucat
4. Sulit bernafas
5. Menggigil
6. Dada sakit
7. Muntah
8. Nafas dengan suara, yaitu ketika anak bernafas yang dibarengi dengan suara mendecit akibat saluran pernafasan yang terinfeksi
9. Kehilangan nafsu makan dan berat badan

Pneumonia dapat terjadi pada berbagai segmen paru paru sehingga berbeda segmen akan berbeda pula gejala yang ditimbulkan. Biasanya pneumia akan menyebabkan anak akan jatuh sakit dengan cepat, demam tinggi yang disebabkan infeksi karena perlawanan tubuh terhadap penyakit yang juga dibarengi dengan muntah dan tubuh lemas.

Menangani anak yang sudah memiliki gejala pneumia awal harus segera dilakukan karena semakin lama pertolongan akan semakin mencederai anak. Pneumia yang disebabkan oleh bakteri akan ditandai dengan lender yang berwarna dan juga nafas yang bau namun pada pneumia yang disebabkan oleh virus gejala yang ditimbulkan akan lebih ringan namun menular lebih cepat dan lebih sulit ditangani dibandingkan dengan virus.

Batuk yang dalam juga sering menjadi tanda awal adanya gangguan pada saluran pernafasan, pertolongan pertama dan melakukan pengecekan ke dokter akan sangat berguna namun akan lebih baik lagi dengan menjaga kesehatan anak agar terlindungi dari segala bentuk penyakit yang merugikan.

Info: Pin BBM di 2bfe6f71, SMS/ WA 081.234.309.255

Info: Pin BBM di 2bfe6f71, SMS/
WA 081.234.309.255

Memberikan Kids3 dan Clover Honey secara rutin sangat membantu meminimalisir resiko negatif pada balita penderita radang paru-paru. Jika infeksi atau radang sudah memasuki tahap lanjut, bisa dipertimbangkan juga untuk memberikan Bee Propolis yang merupakan antibiotika alami tanpa efek samping yang efektif untuk mengatasi kuman/bakteri penyebab radang paru-paru pada anak dan orang dewasa.