Meningkatkan Daya Ingat & Konsentrasi Anak

Posted on

Seorang anak merupakan buah hati setiap orang tua mereka, yang tentu saja orang tua akan memberikan yang terbaik bagi anak mereka. Salah satunya adalah usaha orang tua adalah dengan menyediakan pendidikan yang dirasa paling cocok bagi anak mereka. Terlebih lagi pada era sekarang ini pendidikan sekolah dirasa tidak cukup untuk memenuhi pendidikan bagi anak anak, lembaga pendidikan yang menyediakan jasa seperti les pelajaran sekolah atau mungkin organisasi lain yang memberikan pelajaran non kognitif seperti aritmatika hingga les musik. Seringkali kegiatan semacam ini bertujuan untuk membantu anak agar kekuatan otak anak dapat menguat dan dapat menunjang nilai dalam studi anak.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak

Sebagian besar orang tua mencoba berbagai cara agar anak mereka tidak hanya cerdas namun juga memiliki akal yang cerdas dan ingatan tajam. Hal tersebut ditujukan agar dalam proses tumbuh kembang anak mampu memaksimalkan kecerdasan mereka, tidak hanya dalam pengetahuan tetapi juga secara emosional yaitu IQ, SQ, dan EQ. Untuk mencapai hal tersebut salah satu caranya dalah dengan memperkuat daya ingat anak. Kuatnya daya ingat anak akan sangat membantu dalam kemampuan menyerap informasi yang ditangkap.

Daya ingat yang baik pada anak akan terus dibawa hingga dewasa, bahkan ketika umur tiga tahun anak dapat mengingat dengan lebih cepat dan lebih baik dari sebelumnya. Kemampuan mengingat yang baik ini dapat dilakukan oleh anak anak dengan cara sebagai berikut :
1. Mengulang ulang hal yang harus diingat. Metode ini digunakan agar otak mampu menulis dan mengingat hal yang diulang berkali kali. Nantinya ingatan ini akan menjadi memori jangka panjang dan anak akan mudah mencari informasi yang tersimpan dalam otak. Cara seperti ini akan memperkuat ingatan agar tidak mudah lupa.

2. Melakukan pengelompokan pada hal yang ingin diingat. Pengelompokan ini dapat dilakukan sesuai kategori yang berbeda beda tergantung dari cara anak mengingat, misal dengan mengkategorikan makanan berwarna hijau dengan warna merah. Cara pemikiran seperti ini akan mengaktifkan cara berpikir yang efisien.

3. Menggabungkan informasi yang berbeda jenis. Contoh mudahnya adalah mengingat huruf dan angka, kedua hal yang berbeda tersebut digabungkan dan ditangkap sebagai informasi. Teknik ini dapat melatih kemampuan daya ingat anak agar cepat menangkap informasi dan mampu mengolah secara cepat.

Agar anak memiliki ingatan yang baik maka selain kemampuan otak anak anak, peran orang tua untuk membantu anak agar dapat mengembangkan skill daya ingat secara optimal. Caranya cukup mudah sehingga orang tua akan dapat mampu melatih anak mereka dimanapun dan kapanpun.

Cara yang dimaksud adalah dengan :
1. Tanyakan kepada anak anda apa yang barusan ia lakukan, apa yang sedang ia kerjakan terakhir kali, atau mungkin menanyakan berapa jumlah benda yang barusan ia lihat. Pada intinya orang tua dapat mengajak anak untuk melakukan kegiatan mengingat, menanyakan hal simple seperti apa yang dipelajari disekolah akan melatih anak memiliki ingatan yang tajam.

2. Berikan anak kesempatan untuk mengatur diri mereka dengan menggunakan jadwal seperti jatah bermain dan belajar. Jadwal yang diberikan harus dilakukan secara tepat agar anak dapat tetap mengingat waktu yang sudah diberikan. Selain anak dapat melatih kesadaran diri yang juga berfungsi seperti “alarm” yang ditujukan untuk mengingat sesuatu, anak juga dapat melatih diri untuk tepat waktu dan konsisten terhadap jadwalnya.