Mual Muntah Hamil Muda

Posted on

Kehamilan merupakan sesuatu yang ditunggu tunggu oleh pasangan suami istri, karena kehamilan tentunya akan memberikan dampak baik secara fisik maupun psikologis seperti mood swing yang cepat. Selain itu juga ada gangguan yang mulai bermunculan, salah satunya adalah mual mual yang muncul saat hamil muda. Gangguan mual dan muntah muncul dimulai saat trisemester pertama dalam proses hamil. Ketika sang ibu mengalami kehamilan ada gejolak hormon dalam tubuh sehingga terjadi gangguan mual. Contohnya saja ketika wanita mengalami terlambat datang bulan yang disebabkan hamil, hal ini menunjukkan adanya aktifitas hormone yang tidak berjalan dengan baik.

Mual dan muntah tentunya tidak baik bagi sang ibu dan juga janin karena janin tidak akan dapat memenuhi kebutuhan gizi dan celakanya vitamin akan diambil dari tubuh ibu yang dapat menyebabkan berbagai penyakit pada si ibu pada saat memasuki usia lanjut. Meskipun muntah merupakan hal yang wajar bagi ibu hamil namun tetap perlu diperhatikan agar kondisi ibu dan janin dapat tetap dijaga dan kesehatan serta asupan gizi yang dibutuhkan untuk perkembangan janin tetap dapat dipenuhi, karena kekurangan gizi pada saat trisemester pertama akan sangat mempengaruhi kesehatan tubuh dan otak anak. Kehamilan dan muntah merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, mual yang berlebih dapat menyebabkan dehidrasi dan dapat menyebabkan sang ibu menjadi lemas. Keadaan mual yang berlebih disebut dengan Hyperemesis Gravidarum, keadaan seperti ini harus segera ditangani untuk kebaikan sang ibu juga janin.

Gangguan muntah tidak dapat dihilangkan begitu saja. Mual dan muntah hanya dapat dikurangi dengan cara cara tertentu yang dapat dengan efektif mereduksi rasa mual. Seperti mengkonsumsi makanan yang dapat mengatur dan merelaksasi tubuh sehingga rasa mual akan berkurang, selain itu cara serupa seperti :
1. Menghindari makan dalam porsi besar. Disarankan makan dengan porsi kecil namun sering, makan dalam porsi besar akan membuat kondisi lambung tidak nyaman, selain itu juga dapat memicu mual dan muntah dengan cepat. Porsi makan yang kecil akan mampu dicerna dan dapat mengurangi rasa mual akibat tidak nyaman di lambung.

2. Jika rasa mual terjadi saat bangun pagi maka jangan segera beranjak dari tempat tidur. Duduk sejenak untuk memberikan waktu kepada tubuh agar kuat lalu baru boleh beranjak dari tempat tidur. Begitu juga jika mual, sediakan makanan kecil disamping tempat tidur agar tidak perlu beranjak dari tempat tidur.

3. Hindari makanan yang membuat kenyang dan menimbulkan rasa kekenyangan (eneg). Atur makanan yang sehat dan dalam porsi kecil akan jauh lebih baik, jika sehari makan 3x maka dapat dibagi menjadi 4 atau 5 kali sehari dalam porsi yang lebih kecil.

4. Pilih makanan yang tidak berminyak, atau terlalu pedas, kecut. Makanan yang serupa dapat menyebabkan maag dan timbulnya maag akan sangat cepat sekali memicu muntah. Sebaiknya mengkonsumsi buah buah segar yang selain sehat juga menyegarkan sehingga baik untuk menhindari rasa mual.

5. Jika dirasa perlu untuk mengkonsultasikan diri ke dokter karena muntah hebat maka segera lakukan tanpa perlu ditunda. Dengan memeriksakan diri ke dokter dapat mengetahui secara jelas penyebab mual, yang dikhawatirkan adalah adanya gangguan atau penyakit yang menyebabkan rasa mual yang perlu ditangani secepat mungkin.

6. Konsumsi suplemen berbahan alami (tanpa zat kimia dan tanpa pengawet) yang bisa membantu meredakan mual dan muntah sekaligus membantu meningkatkan asupan nutrisi penting bagi ibu dan calon bayi.

Paket Nutrisi Kehamilan (CH+Pollenergy)

Baik ibu hamil dan suami perlu melakukan aksi dan respon yang cepat dalam menangani kehamilan. Dibutuhkan siap siaga agar kondisi ibu dan janin dapat diawasi dan dikontrol dengan seksama, karena bagaimanapun juga anak adalah buah hati kita.