Nyeri Sendi Tanda Penyakit Apa?

Posted on

Terlalu banyak mengangkat benda berat, membiarkan bagian tubuh dalam keadaan dingin dalam waktu yang lama atau suka mengkonsumsi makanan tinggi lemak seperti daging dan jerohan dapat menyebabkan sakit nyeri sendi. Sendi yang terasa sakit atau nyeri merupakan tanda adanya kerusakan pada bagian sendi manusia.

Sakit nyeri sendi ini sering dikaitkan masyarakat sebagai penyakit rematik padahal belum tentu nyeri sendi selalu rematik. Nyeri yang ditimbulkan pada sendi dapat muncul dari berbagai akibat seperti adanya penumpukan kristal pada sendi, kurangnya pelumas pada sendi, ataupun luka pada bagian sendi.

Salah anggapan masyarakat atas nyeri sendi yang selalu dikaitkan dengan penyakit rematik dapat membahayakan karena belum tentu sendi yang nyeri tersebut adalah rematik. Mungkin sekali nyeri yang sakit bukanlah rematik namun penyakit lainnya.

Perlu diketahui bahwa sendi yang nyeri dapat menjadi berbagai macam penyakit lainnya. Sendi yang terasa nyeri merupakan gejala penyakit seperti :

TERBUKTI EFEKTIF Mengatasi Nyeri Sendi Secara AMAN. Info Lebih Detil Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

TERBUKTI EFEKTIF Mengatasi Nyeri Sendi Secara AMAN. Info Lebih Detil Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

1. Rematik
Penyakit rematik adalah penyakit yang popular di masyarakat Indonesia. Penyakit rematik adalah rasa nyeri yang muncul pada sendi, rematik sendiri muncul karena adanya gangguan dalam sistem metabolisme seperti gangguan asam urat, kolesterol yang menyebabkan nyeri muncul pada persendian.

2. Asam Urat
Merupakan penyakit yang muncul akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang menjadi pemicu asam urat seperti jerohan, seafood, kacang tanah. Asam urat seringkali disalah artikan dengan rematik sehingga keluhan yang muncul terkadang membuat salah pemberian obat. Asam pada darah normalnya naik turun tergantung dari apa yang kita makan dan aktifitas kita, ketika aktifitas kita berat ditambah mengkonsumsi makanan pemicu asam urat maka asam urat dalam darah dapat meningkat dan akibatnya akan timbul kemerahan dan membengkak pada bagian tubuh tertentu.

3. Pengapuran
Pengapuran tidak hanya terjadi pada tulang keras, pengapuran juga dapat terjadi pada tulang rawan dan biasanya kedua pengapuran terjadi bersamaan. Ketika tulang rawan mengalami pengapuran maka gesekan antar tulang tidak dapat diredam sehingga rasa sakit muncul saat menggerakkan sendi yang mengalami pengapuran.

4. Otot terjepit
Otot terjepit sering terjadi pada jari meskipun pada bagian lutut dan anggota tubuh lainyna dpaat terjepit. Terjepitnya otot ini juga menyebabkan rasa sakit yang hampir serupa dengan penyakit asam urat, sehingga masyarakat sering salah memahami. Untuk penanganannya hanya perlu mengembalikan otot yang terjepit baik medis maupun dipijat.

5. Sakit lutut
Penderita sakit lutut sering salah kaprah dengan asam urat oleh rematik, sakit lutut merupakan penyakit yang umum ketika seseorang menginjak usia lanjut. Sakit lutut adalah kesulitan untuk menggerakan bagian lutut akibat usia yang sudah lanjut dan berbagai faktor seperti otot yang melemah, penumpukan kristal dapat menjadi penyebab sakit lutut. Cara paling mudah untuk mengetahui sakit lutut adalah rasa sakit ketika digunakan untuk berjalan sehingga akan tampak seperti orang yang pincang atau kesulitan berjalan.

Penting untuk memahami perbedaan dari sakit sendi yang muncul karena salah mendiagnosis dan mencoba mengobati sendiri dapat berakhir berbahaya. Untuk itu disarankan bagi pembaca untuk cerdas dan bijak dalam menyikapi rasa sakit pada sendi yang muncul, apakah benar terjadi karena penyakit yang satu bukan yang lainnya.