Pentingnya Cek Kesuburan Pra-Nikah

Posted on

Untuk mencapai kehamilan maka dibutuhkan sel sperma yang sehat dan sel ovum yang sehat untuk dibuahi. Jika salah satu dari bagian tersebut mengalami gangguan kesehatan maka akan sangat sulit untuk mendapatkan pembuahan.

Tidak sedikit pasangan keluarga di Indonesia yang kesulitan untuk memiliki buah hati. Kerap hal ini menjadi beban berat bagi si ibu akibat tingginya harapan untuk segera memiliki anak. Pasalnya banyak sekali orang orang di Indonesia yang terlambat menyadari pentingnya menjaga kesuburan baik bagi pria maupun wanita di mana mereka baru berusaha menjaga kualitas kesuburan mereka setelah didiagnosis mengalami gangguan. Sangat disayangkan jika kebahagiaan pasangan yang telah menikah diganggu oleh sulitnya memiliki anak.

Kesuburan adalah istilah yang digunakan dalam dunia medis untuk mendeskripsikan kemampuan baik pria maupun wanita dalam kemampuannya bereproduksi. Dalam pria kesuburan dapat dilihat dari kesehatan dan kekuatan sprema untuk melakukan perjalan yang dibutuhkan untuk membuahi sel ovum pada wanita.

Hal serupa juga berlaku pada wanita dimana kesuburan wanita juga ditentukan dari kesehatan rahim dan sel ovum yang dihasilkan untuk dibuahi dan menghasilkan janin. Pada pria dikatakan subur ketika pria menginjak pubertas dimana organ reproduksi pria mulai memproduksi sperma untuk membuahi sel ovum pada wanita, dan kesuburan pada pria akan terus berlanjut hingga ia lanjut usia jika dimungkinkan.

Namun Wanita tidak seperti pria, wanita memiliki masa kesuburan ketika wanita sudah tidak menstruasi (menopause) maka wanita tidak dapat lagi mengandung karena organ reproduksi yang sudah tidak lagi aktif.

Sebagian masyarakat mengganggap kesuburan tidak terlalu penting hingga mencapai waktu dimana mereka akan melakukan perkawinan. Anggapan seperti ini dapat menyebabkan gangguan yang terjadi sebelum masa pra nikah tidak terdeteksi dan akibatnya dapat menganggu kesuburan akibat kerusakan yang berjalan dalam waktu yang cukup lama.

Info Detil, hubungi: SMS & WA di 0817.0363.6838 / Pin BB: 2C0517AE

Info Detil, hubungi: SMS & WA di 0817.0363.6838 / Pin BB: 2C0517AE

Mengatasi hal tersebut perlu melihat faktor penting dalam kesuburan pria dan wanita yang antara lain adalah :
1. Usia
Usia dan kesuburan berhubungan erat, semakin tua seseorang maka tingkat kesuburannya akan semakin berkurang. Sehingga pasangan yang menikah tua akan sulit mendapatkan anak dibandingkan dengan pasangan muda dalam kondisi kesehatan kesuburan yang sama. Bagi wanita umur yang sesuai untuk menjalani kehamilan adalah umur 23 – 27 tahun meskipun hal itu tergantung dari kondisi tiap pribadi yang berbeda.

2. Hidup Sehat
Hindari merokok, alkohol, dan jaga berat badan merupakan cara paling tepat menjaga kesuburan. Merokok dan mengkonsumsi alkohol dapat merusak organ tubuh kita termasuk organ reproduksi karena rokok dan alkohol pada dasarnya adalah racun, terlebih lagi jika mengkonsumsi secara terus menerus sehingga akibatnya akan diakumulasi secara menahun.

3. Hindari radiasi dan bahan kimia berbahaya
Radiasi atau cairan kimia dalam rumah sakit seperti radiasi dalam xray dapat menganggu kesuburan baik pria dan wanita. Oleh justru itu sering ada himbauan bagi ibu hamil untuk menjauhkan diri dari radiasi jika tidak diperlukan karena dapat membunuh janin yang dikandung.

4. Mengatasi stress
Stress yang menumpuk akan menganggu kesuburan, sering kita lihat orang yang mempunyai beban pikiran akan cepat botak. Hal ini juga berlaku bagi kesuburan sehingga perlu sekali mengatasi stress dengan baik agar tidak berdampak pada tubuh dan kesuburan.

5. (Bagi wanita) Perhatikan siklus haid
Siklus haid dapat menjadi tolak ukur bagi wanita untuk melihat kesuburan, jika terjadi gangguan pada siklus haid maka disarankan untuk memeriksakan diri pada dokter sebelum gangguan yang muncul menganggu kesuburan pasangan menikah.