Penyebab Sulit Hamil

Posted on

Idaman memiliki bayi adalah impian semua calon orang tua. Namun banyak dari pasangan menikah yang sering sekali sulit mendapatkan anak. Kesulitan memiliki anak sering menjadi hambatan keluarga untuk mencapai keluarga harmonis dan sulit hamil sering kali menjadi beban mental terutama bagi ibu yang merasa tidak mampu memberikan anak bagi keluarga.

Pada dasarnya kehamilan ditentukan oleh kesuburan pasangan baik wanita maupun pria. Tingkat kesuburan wanita dan pria memiliki tolok ukur masing masing. Pada wanita kesuburan dapat dilihat dari kualitas sel ovum dan siklus haid. Sedangkan pada pria kesuburan dapat dilihat dari kualitas sperma baik banyak maupun kekuatan sperma. Proses kehamilan menuntut kedua belah pihak untuk sama sama subur karena jika salah satu dari pasangan steril (tidak subur) maka kehamilan tidak akan mungkin terjadi.

Gangguan yang muncul pada wanita adalah gangguan hormonal dan fungsi organ reproduksi, pada pria kesuburan dapat terganggu jika kualitas sperma menurun karena gangguan.

Dari 10 pasangan menikah yang sulit hamil 6 diantaranya mengalami gangguan kesuburan pada wanita. Oleh sebab itu banyak beban mental yang dilemparkan pada wanita.

Info Lebih Lanjut SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Info Lebih Lanjut SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Akan lebih baik jika pasangan menikah mengetahui penyebab kesulitan hamil seperti :
1. Obesitas
Kelebihan berat badan dapat mengganggu kesuburan, hal ini disebabkan pola hidup yang kurang sehat ditambah dengan makanan yang kurang menyehatkan, tinggi lemak dan biasanya tidak diimbangi dengan olahraga. Obesitas tidak hanya merusak penampilan tetapi juga kesehatan dan yang paling buruk obesitas dapat menyebabkan gangguan hormone sehingga tidak subur.

2. Faktor usia
Semakin tua orang menikah maka akan semakin sulit mendapatkan keturunan, karena semakin tua maka produksi hormone dan kinerja organ reproduksi tidak sebaik saat masih muda dan tentunya hal ini akan mempengaruhi kemampuan wanita untuk reproduksi. Usia wanita yang cocok untuk menikah adalah sebelum 27 tahun karena setelah itu kesuburan wanita akan menurun hingga masa menopause.

3. Stress
Beban pikiran juga dapat mempengaruhi kesuburan, dampak awal dari beban pikiran dapat dirasakan pada tubuh yang muncul sebagai gangguan kerja tubuh maupun penyakit. Prinsip tersebut juga berlaku pada penderita stress yang tidak dapat mengatur beban pikirannya hingga depresi, dan hasilnya kesuburan dapat terganggu.

4. Penyakit
Adanya penyakit yang diidap oleh wanita maupun pria dapat menganggu kesuburan. Contohnya penyakit seperti kista dapat menganggu hormon pada wanita yang dapat dilihat dari perubahan siklus haid, jika gangguan terus menerus maka akan sulit untuk mencapai kehamilan akibat dari hormon yang terganggu.

5. Alergi Sperma
Alergi sperma adalah gangguan yang timbul pada wanita yaitu ketika sperma masuk ke dalam tubuh, tubuh memproduksi antibody untuk membunuh sperma karena dianggap sebagai penyakit. Gangguan ini juga dapat mencegah kehamilan karena sperma tidak dapat membuahi sel ovum, gangguan antibody ini dapat diatasi dengan penanganan medis untuk menghilangkan alergi pada sperma.

6. Gaya hidup
Pola hidup yang tidak sehat akan merusak kesehatan termasuk kesuburan. Kurang olahraga, kurang istirahat, makan tidak teratur akan menganggu metabolisme tubuh. Dalam jangka panjang gaya hidup yang tidak sehat akan mempengaruhi kemampuan reproduksi baik wanita maupun pria.