Suplemen Untuk Anak Hiperaktif

Posted on

Anak adalah buah hati bagi setiap orang tua, tidak melihat apa kekurangan yang dimilki oleh masing masing anak. Orang tua akan melihat anak mereka sebagai hal yang terbaik di dunia ini tanpa terkecuali.

Anak yang adalah titipan Tuhan mewajibkan orang tua untuk benar benar mengasuh dan mendidik mereka agar menjadi pribadi yang baik esok hari. Tidak ada orang tua di muka bumi ini yang menginginkan anaknya menjadi nomor sekian, mereka semua ingin agar anak mereka menjadi nomer satu tidak hanya di hadapan mereka tetapi juga dihadapan semua orang. Banyak dari orang tua memberikan dukungan baik fisik maupun psikologis agar anak mereka memiliki rasa percaya diri, keinginan untuk maju dan berbagai hal lain yang ingin di coba oleh anak pada umumnya tidak terkecuali anak hiperaktif.

Hiperaktif merupakan suatu kondisi gangguan pada otak manusia di mana ganguan tersebut menyebabkan seseorang sulit konsentrasi dan menyebabkan penderita selalu bergerak. Gangguan hiperaktif terjadi karena adanya kelainan atau cacat pada saat di dalam kandungan. Meskipun penderita hiperaktif dapat disembuhkan namun tingkat presentase kesembuhan tidak dapat 100%.

Bahan Makanan Bebas Gluten

 

Anak yang menderita hiperaktif memerlukan perlakuan khusus. Perlakuan khusus adalah perlakuan yang ditujukan agar anak dan orang tua tetap dapat melakukan komunikasi namun caranya sedikit berbeda dengan anak kecil pada umumnya. Anak dengan gangguan hiperaktif akan cenderung berlarian ke sana kemari daripada duduk diam. Terkadang saat mereka duduk pun perhatian mereka akan ke mana mana sedangkan tangan dan kaki mereka akan tetap bergerak.

Kemampuan belajar anak hiperaktif dapat menjadi masalah serius karena pembelajaran mereka akan sangat terbelakang jika orang tua tidak tahu cara yang tepat untuk mengatasi kelakuan anak mereka.

Menyikapi kelakuan anak hiperaktif menuntut orang tua agar bersikap ekstra sabar dan bijaksana. Sebagai orang tua kita harus sabar dan telaten untuk berusaha mengerti apa yang dilakukan anak. Gunakan kasih sayang dan ketenangan dalam menghampiri mereka, suasana yang tenang dan damai secara psikologis akan lama kelamaan memberikan therapy bagi anak hiperaktif untuk tahu bahwa ada saatnya untuk duduk diam.

Selanjutnya sebagai orang tua yang baik maka kita juga harus menyiapkan tenaga, waktu, dan pikiran untuk menangani kebutuhan khusus dari hiperaktif. Menangani anak hiperaktif tidak bisa dilakukan dengan separuh hati, orang tua wajib untuk menuangkan segalanya agar anak dapat mengerti dan mulai menerima adanya eksistensi orang tua.

Menyediakan situasi yang kondusif untuk meredam rangsangan hiperaktif bagi anak juga harus diperhatikan. Hindari stimulus yang dapat menyebabkan anak kehilangan konsentrasinya, dan membuat mereka berlari membabi buta.

Usahakan untuk memfokuskan perhatian anak pada satu aktifitas, hal ini akan memberikan peringatan pada otak agar mampu melatih konsentrasi serta emosional mereka agar lebih stabil.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Perhatikan juga makanan yang dikonsumsi oleh anak, makanan yang tinggi akan gula dan karbohidrat dapat menyebabkan perilaku hiperaktif semakin menjadi. Gula berfungsi sebagai bahan bakar hiperaktif, sehingga berikan makanan rendah kalori bagi anak untuk mereduksi dan mengekang keinginannya untuk melakukan hal yang ia inginkan. Salah satu yang sangat disarankan adalah memberikan konsumsi CLOVER HONEY sebagai pemanis alami pengganti gula yang aman dikonsumsi oleh penderita hiperaktif. CLOVER HONEY juga akan memenuhi berbagai nutrisi penting yang tidak diperoleh dari makanan sehari-hari.

Disamping itu, berikan suplemen alami KIDS 3 setiap pagi 2 tablet sehari sebelum makan. Suplemen ini terbukti mampu membantu untuk meningkatkan daya konsentrasi pada anak hiperaktif dan meningkatkan kecerdasannya secara signifikan apabila dikonsumsi teratur.

Sebagai orang tua, menyikapi anak hiperaktif tidaklah hal yang mudah namun bukan berarti tidak mungkin. Dengan kasih sayang dan kesabaran serta usaha kita untuk berkomunikasi dengan baik terhadap anak maka hiperaktif akan dapat dengan mudah direduksi sedikit demi sedikit.