Gejala dan Tanda Anak Mengalami Keterlambatan

Posted on

Mulai usia 12 bulan, jika anak Anda TIDAK MAMPU melakukan hal-hal di bawah ini, maka ANDA HARUS SEGERA BERTINDAK:

1. Usia 12 – 15 Bulan:
Di rentang usia ini, anak Anda sudah harus mampu mengatakan beberapa kata sederhana seperti mama, papa.
Anak juga sudah harus mampu melakukan aktifitas berikut ini :
• Menunjuk sesuatu dengan jarinya
• Melambaikan tangan
• Mengeluarkan suara

2. Usia 18 – 24 Bulan:
Di rentang usia ini, anak Anda sudah harus mampu menunjukkan beberapa bagian tubuh seperti hidung, gigi, mata, telinga, dll.
Anak juga harus mampu:
• Menirukan tindakan dan suara tertentu, misalnya menirukan suara binatang anjing, kucing, dll.
• Berbicara MINIMAL 15-20 kata dan merangkai 2-3 kalimat singkat yang sederhana.

3. Usia 19 – 24 Bulan:
Saat mencapai usia ini, anak sudah HARUS BISA mempelajari 5-10 kata baru setiap minggunya.
Anak juga harus bisa melakukan beberapa aktifitas berikut ini:
• Mengikuti perintah dan petunjuk
• Menggunakan kata-kata spontan seperti: auw, wow, hore dll.
• Bisa mengidentifikasikan setiap anggota keluarganya dengan baik dan benar.

Kebanyakan orangtua berpikir bahwa anak-anak mereka tidak mau mengikuti instruksi mereka. Kadang-kadang, hal ini bisa juga akibat dari alasan yang lain, seperti gangguan pada sistem pendengaran dan penglihatan. Hal seperti ini umumnya juga menyebabkan keterlambatan bicara.

Beberapa Penyebab Keterlambatan pada Anak:
Telat wicara pada anak adalah hal yang paling banyak ditemukan. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi mengapa anak mengalami keterlambatan, misalnya:
• Gangguan pada system syaraf pendengaran.
• Autisme, yang mambuat anak tidak mampu menjalani kehidupan social.
• Ketidakmampuan anak dalam mempelajari suatu hal baru.
• Paparan bahasa yang berbeda pada suatu waktu.
• Masalah di otak atau sistem saraf pusat.
• Masalah pada pangkal tenggorokannya.

Masalah keterlambatan bisa membawa dampak yang SANGAT SERIUS pada masa depan anak. Karena itu JANGAN DIANGGAP ENTENG dan JANGAN DIMAKLUMI begitu saja apabila Anak Anda mengalaminya. JANGAN PERNAH menganggap bahwa Anak akan bisa mengejar ketertinggalan dengan sendirinya kelak. Ini adalah anggapan yang SALAH karena Anda tengah MEMPERTARUHKAN MASA DEPAN ANAK ANDA sendiri.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa terjadi pada anak yang saat kecil mengalami keterlambatan:
• Anak cenderung mengalami masalah perilaku, sosial dan emosional, baik di masa kanak-kanak hingga dewasa.
• Anak akan mengalami penurunan kecerdasan secara bertahap sehingga bisa jadi saat dewasa kelak dia akan mengalami kesulitan dalam belajar dan juga dalam mengerjakan sesuatu.
• Anak akan mengalami kesulitan dalam membaca dan memahami sesuatu.
• Anak akan mengalami masalah dalam pergaulannya sehari-hari karena akan sering menjadi bahan ejekan oleh teman-temannya.
• Anak akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi
• Anak akan kurang percaya diri dan memiliki harga diri yang cenderung rendah.
• Kebanyakan anak yang masa kecilnya memiliki masalah keterlambatan cenderung tidak mampu meraih kesuksesan dalam pekerjaannya dan mengalami kesulitan untuk menjalani kehidupan yang bahagia.

Jika Anda sudah mengetahui apa yang kelak bisa dialami oleh anak yang mengalami keterlambatan, apakah sebagai orang tua Anda tidak mau bertindak untuk membantu anak Anda mengatasi masalahnya ini?

Melakukan terapi secara rutin akan membantu anak yang mengalami keterlambatan. Bagi yang mengalami keterlambatan wicara, menggunakan jasa terapis wicara yang berpengalaman bisa membantu anak mengejar ketinggalannya.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi, Mengendalikan Emosi Anak, Memperbaiki Sistem Pencernaan & Imunitas Anak. Tidak Mengandung Gula/Pemanis Buatan, AMAN untuk Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi, Mengendalikan Emosi Anak, Memperbaiki Sistem Pencernaan & Imunitas Anak, Memperbaiki Sistem Syaraf Otak & Sistem Koordinasi Verbal (Wicara). Tidak Mengandung Gula/Pemanis Buatan, AMAN untuk Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Disamping itu, memberikan suplemen tanpa zat kimia, tanpa zat additive dan tanpa zat pengawet seperti KIDS 3 dan Clover Honey, bisa SANGAT MEMBANTU MEMPERBAIKI system koordinasi syaraf dan system syaraf otak pada anak, sehingga akan mempercepat anak mengejar ketinggalannya.


Tingkatkan Kecerdasan Anak dengan Royale Jelly

Posted on

Memberikan yang terbaik untuk anak adalah kemauan bagi setiap orang tua agar anak dapat tumbuh berkembang semaksimal mungkin. Setiap orang tua pasti ingin agar anaknya tumbuh berkembang sehat baik jasmani maupun rohani juga cerdas, untuk itu maka orang tua berusaha melatih agar anak dapat bertumbuh menjadi dewasa yang berguna. Anak yang cerdas juga impian orang tua karena dengan memiliki kecerdasan yang tinggi anak dapat memiliki banyak keunggulan, mulai dari daya tangkap yang tinggi, banyak akal serta mudah beradaptasi.

Sangatlah beruntung jika orang tua memiliki anak yang berpotensi menjadi anak cerdas, kecerdasan anak sendiri terdiri dari berbagai banyak faktor. Yang dapat mempengaruhi kecerdasan anak adalah :
Royale Jelly Liquid (Manfaat)1. Gen
Kecerdasan dapat diturunkan namun kecerdasan dapat diturunkan dari orang tua hanya sebesar 30% sehingga secara genetika meskipun kecerdasan dapat diturunkan namun kemungkinannya hanya kecil.

2. Lingkungan
Lingkungan anak belajar dan bersosialisasi saat masih balita juga mentukan tingkat kecerdasan anak. Anak yang cenderung memiliki kecerdasan tinggi dapat terlihat sejak kecil, anak yang cerdas tampak lebih tanggap atau kritis dengan lingkungan sekitarnya. Selain itu peran orang tua saat proses pembelajaran anak juga turut mempengaruhi kecerdasan pada anak. Komunikasi yang lancar ditambah dengan latihan yang tepat dapat menstimulasi kecerdasan anak

3. Nutrisi
Nutrisi didapat dari makanan yang dikonsumsi oleh anak maupun ibu saat masih mengandung. Beberapa makanan telah diteliti dan terbukti memiliki hasil yang ampuh untuk meningkatkan kecerdasan anak. Salah satu makanan yang dapat memicu kecerdasan anak adalah Royale Jelly.

Mengkonsumsi Royale Jelly dapat meningkatkan kecerdasan anak, mengkonsumsi Royale Jelly dapat dimulai sejak proses kehamilan. Kecerdasan anak dibentuk dari seberapa banyak sel otak yang tersambung satu sama lain, semakin banyak sel otak yang tersambung dengan satu sama lainnya maka kemampuan kecerdasan anak juga akan semakin meningkat. Agar semakin banyak sel otak yang terhubung satu dengan lainnya saat proses kehamilan maka makanan yang dikonsumsi ibu dapat mempengaruhinya. Royale Jelly yang dikonsumsi secara teratur yaitu minimal sebanyak 1 sendok takar tiap hari dapat membantu sel otak saling terhubung.

Meningkatkan kecerdasan anak juga masih dapat dilakukan pada usia balita dimana pada masa tersebut disebut sebagai golden age karena perkembangan anak sangatlah pesat. Untuk memanfaatkan cepatnya perkembangan anak maka meningkatkan kecerdasan anak juga dapat dilakukan pada saat saat ini. Pemberian royale jelly pada anak dapat meningkatkan kecerdasan anak karena banyaknya nutrisi yang dikandung madu mulai dari protein, vitamin, micro nutrient, asam amino dan mineral. Kayanya akan nutrisi dapat memenuhi kebutuhan tubuh untuk mengembangkan otak anda seoptimal mungkin, sehingga dengan dipenuhinya “bahan bakar” maka kecerdasan anak pun dapat lebih meningkat lagi.


Pentingnya Suplemen pada Anak Balita

Posted on

Usia Balita sering disebut sebagai the Golden Age atau masa keemasan, mengapa demikian? Karena pada masa balita perkembangan otak dan pertumbuhan fisik anak akan sangat cepat dan anak dapat mudah sekali menirukan serta mempelajari apa yang berada di sekitarnya. Semasa balita anak akan sangat mudah mempelajari dunia luar karena balita tertarik dengan dunia yang belum dia kenal sehingga balita cenderung untuk mencari pengetahuan yang belum ia ketahui sebelumnya. Keingintahuan balita adalah hal yang hajar, keingintahuan pada balita harus lah digunakan orang tua untuk mengajarkan pada balita aktifitas aktifitas yang mudah serta aktifitas social yang diperlukan balita.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak.  Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Cepatnya perkembangan pada balita juga harus diiringi dengan suplai vitamin yang dapat menunjang perkembangan balita, kurangnya asupan nutrisi pada masa balita dapat mengurangi kemampuan belajar dan daya tangkap balita sehingga akibatnya balita akan mengalami kesulitan belajar dan parahnya dapat menyebabkan keterlambatan proses belajar semasa balita dan mungkin dapat berlanjut terus. Pentingnya asupan nutrisi yang masuk saat balita haruslah diawasi dan dicukupi agar perkembangan kognitif dan motorik pada balita dapat optimal.

Nutrisi pada balita yang harus dipenuhi dapat dimulai dengan mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna. Ternyata tercukupinya nutrisi secara tepat belum mencukupi dan menunjang perkembangan balita secara optimal, oleh justru itu perlu tambahan multivitamin yang dapat mencukupi dan menambah serta memberikan efek sehat pada balita. Suplemen bagi balita berperan besar karena suplemen yang mengandung vitamin essensial turut berpengaruh membantu perkembangan balita selama proses pembelajarannya,

Ditambahkannya suplemen kepada balita akan bermanfaat seperti :
1. Menambah nafsu makan
2. Memperkuat sistem imun pada balita
3. Memperlancar metabolisme anak
4. Melengkapi nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak
5. Membantu dan menjaga daya tangkap dan kemampuan belajar anak

Dengan banyaknya manfaat suplemen pada anak maka secara langsung perkembangan pembelajaran anak akan dapat meningkat sehingga orang tua dapat mengajarkan anak dengan mudah. Selain itu manfaat lainnya adalah anak akan bersemangat karena anak memiliki tubuh yang sehat dan tidak mudah sakit. Anak yang sehat akan cenderung untuk aktif atau dengan kata lain anak akan mudah bersosialisasi dengan lingkungan baik dengan orang tua ataupun dengan anak sebayanya di lingkungan sekolah. Baik dari segi kesehatan fisik dan mental anak akan dapat berkembang dengan maksimal jika anak memiliki tubuh yang sehat.

Pemilihan suplemen yang tepat bagi anak juga harus diperhatikan karena sangat banyak multivitamin bagi anak yang beredar di pasar. Salah satu cara untuk memilih suplemen yang tepat adalah dengan melihat kandungan dasar dari suplemen. Suplemen yang baik adalah suplemen yang terbuat dari bahan alami serta telah terbukti menghasilkan, jika suplemen yang dibuat oleh anak dengan tujuan sebagai “permen” bagi anak maka hasilnyapun tidak akan memuaskan. Berikutnya adalah cara konsumsi yang tepat, mengkonsumsi suplemen yang tepat seperti pada saat jam makan akan sangat membantu anak untuk menyerap nutrisi dari suplemen dengan baik sehingga kandungan suplemen akan bekerja secara maksimal.


Gula vs. Autisme

Posted on

Untuk berkembang dengan optimal maka seorang anak harus memenuhi seluruh gizi dan nutrisi yang diperlukan tubuh untuk bertumbuh. Nutrisi ini dapat diambil dari menu makanan 4 sehat 5 sempurna yang mampu melengkapi sumber nutrisi anak.

Namun demikian, perlu perhatian khusus pada anak dengan autisme bahwa sumber makanan anak autis perlu dibedakan dari anak kebanyakan lainnya. Hal yang membedakan menu makanan anak autis dan anak pada umumnya adalah asupan gula.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak.  Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Gula pada umumnya berperan sebagai sumber energi bagi orang yang kemudian digunakan untuk tenaga bagi kegiatan sehari harinya. Namun gula yang dibutuhkan oleh anak pada umumnya ternyata tidak baik bagi anak penyandang autis. Gula yang berperan sumber tenaga ini HARUS sangat dibatasi asupannya pada anak autis karena dapat membuat perilaku anak autis semakin tidak terkendali.

Autisme sendiri adalah gangguan pada sistem syaraf yang terdapat pada otak sehingga menyebabkan berbagai gangguan seperti keterlambatan motorik (berbicara dan berpikir). Keterlambatan perkembangan ini akhinya mengakibatkan lamanya pertumbuhan baik psikologis maupun fisik penderita autisme.

Mengenai asupan gula yang tidak cocok bagi penderita autisme bukanlah berasal dari gula itu sendiri, namun kandungan di dalamnya yaitu glukosa yang terdapat pada banyak jenis makanan seperti nasi, permen, minuman bersoda, jus dan makanan lain yang tinggi karbohidrat serta gula.

Tingginya karbohidrat dalam darah penderita autis akan menyebabkan tingkat autisme semakin meningkat, layaknya menyiram bensin ke dalam api yang akan semakin membesar dan membuat otak serta syaraf tidak dapat berkembang.

Asupan karbohidrat dan gula yang tidak dikontrol akan membuat gula darah naik turun sehingga aktifitas tubuh, konsentrasi, fokus dan daya tangkap anak akan terlambat dan kelamaan akan rusak.

Bagi penyandang autisme asupan gula atau pemanis yang bersifat sintetik seperti pemanis buatan (sukrosa,dll) dapat dikategorikan sebagai racun dibandingkan dengan pemanis alami karena selain berbahaya bagi kesehatan, pemanis buatan dapat merusak tingkat gula darah bagi penyandang autis.

Agar tingkat autisme dapat dikontrol maka penyandang autisme harus menjaga porsi makanan mereka. Dengan diet yang tepat maka perkembangan otak dapat berkembang sedikit demi sedikit. Diet yang disarankan bagi penyandang autis adalah makanan yang rendah karbohidrat seperti beras merah, makanan bebas gluten (gluten free), keju, susu, mentega, kopi, mayonais dan segala jenis makanan yang mengandung lemak dan kafein.

Bahan Makanan Bebas Gluten

Selain kontrol asupan makanan yang harus dijaga dengan ketat, kondisi lingkungan dan terapi teratur harus dilakukan agar anak autis dapat berkembang. Pengajaran orang tua terhadap anak agar keahlian sosial anak autis dapat berkembang. Selain itu kebiasaan baik yang dilakukan terus menerus dapat menjadi pelajaran yang baik bagi penyandang autis. Lingkungan kondusif yang didukung dengan asupan makanan yang terkontrol akan memperbaiki autisme lebih cepat dengan hasil yang lebih baik.


Waspadai Balita Telat Bicara

Posted on

Merawat anak adalah salah satu tugas terberat bagi orang tua, selain memastikan anak tumbuh dengan sehat perkembangan mental serta kemampuan anak juga perlu diperhatikan. Sebagai orang tua yang masih memiliki balita terkadang lebih repot karena balita masih belum dapat mengkomunikasikan keinginan mereka dengan baik terlebih pada balita yang terlambat bicara sehingga orang tua menebak nebak sendiri apa yang diinginkan anak. Keterlambatan bicara pada anak adalah hal yang umum di dunia balita, keterlambatan ini dapat muncul akibat kurangnya kemampuan anak untuk mengembangkan kemampuan berbicara pada anak.

Meskipun terlambat bicara pada anak adalah hal yang umum namun keterlambatan bicara perlu dianggap sebagai masalah yang serius jika perkembangan balita sungguh terlambat. Balita harus dapat mengkomunikasikan keinginannya yang pada awalnya hanya berupa meracau (anak mengeluarkan suara yang tidak kita mengerti).

Pada perkembangannya balita pada umur 1 tahun mulai memiliki kemampuan berkomunikasi dan otak bayi dapat membedakan suara ibu dan suara orang lain sehingga perkembangan otak bayi mulai terjadi.

Selanjutnya pada umur 2 tahun balita mulai dapat mengerti dan menyimpan memori kata dan pada 2 hingga 3 tahun kemampuan berbicara anak akan berkembang pesat karena koordinasi lidah dan otak sudah jauh lebih berkembang dibandingkan sebelumnya.

Orang tua harus mengerti dan dapat membedakan apakah keterlambatan bicara pada anak mereka disebabkan oleh penyakit atau sekedar terlambat berbicara.

Cara yang mudah untuk membedakan adalah dengan mencoba anak untuk melakukan tugas sederhana, misal “tolong ambilkan sendok” jika anak merespon secara nonverbal dengan menunjuk benda yang dimaksud, maka keterlambatan bicara yang muncul bukan disebabkan oleh penyakit namun hanya keterlambatan yang seiring waktu dapat diatasi oleh anak sendiri.

PERLU DIPERHATIKAN! Jika anak pada umur 1 hingga 2 tahun tidak dapat:
1. Menggunakan bahasa tubuh seperti menunjuk
2. Kesulitan meniru suara
3. Kesulitan memahami kata sederhana
4. Tidak dapat menuruti perintah sederhana

Maka ini menunjukkan adanya gangguan perkembangan komunikasi pada anak dan anak membutuhkan bantuan dokter yang dapat mengetahui secara jelas penyebabnya sehingga penanganannya akan tepat.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan para orang tua untuk menstimulasi anak agar dapat berbicara lebih cepat, contohnya:

1. Terus menerus berbicara kepada anak meskipun anak belum mampu membalas, dengan demikian akan ada rangsangan bagi anak untuk membalas perkataan orang. Disarankan bagi orang tua untuk terus menerus mengajarkan atau mengajak bicara anak misal kata mama atau papa secara berulang ulang sehingga otak anak akan dirangsang dengan kata kata tertentu.

2. Taruh anak anda pada lingkungan yang tepat. Lingkungan yang tepat dapat membantu anak berbicara lebih cepat seperti tempat bermain anak anak yang banyak anak seusianya. Interaksi antar anak biasanya dapat membantu komunikasi anak jauh lebih cepat dibandingkan dengan kehidupan sehari hari.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

3. Perbanyak waktu dengan anak, dengan membacakan cerita atau bermain dengan anak maka anak akan dengan sendirinya akan berusaha menyampaikan keinginannya lewat berbicara. Ketika mau tidur usahakan untuk tetap bercerita atau berinteraksi antara anak dengan orang tua.

4. Berikan suplemen yang dapat memaksimalkan perkembangan dan fungsi otak anak karena otak adalah bagian yang sangat berperan untuk perkembangan komunikasi dan sistem syaraf motorik anak. Dalam memilih suplemen anak sebaiknya diutamakan yang berbahan alami, tanpa zat kimia ataupun zat additif buatan yang justru tidak baik dampaknya bila dikonsumsi jangka panjang.

Keterlambatan berbicara anak akan menganggu perkembangan fungsi tubuh lainnya jika tidak dapat diatasi secepat mungkin. Perbanyak waktu dengan anak maka relasi dan perkembangan anak dapat dipantau dengan baik. Selamat mencoba.