Tips Menyalurkan Energi Anak Hiperaktif

Posted on

Hiperaktif adalah keinginan untuk selalu melakukan sesuatu hal (aktif) dengan demikian maka penderita hiperaktif akan selalu mencari cara untuk terus bergerak atau mengerjakan sesuatu dibandingkan dengan duduk diam. Hiperaktif berbeda dengan anak yang aktif, meskipun sepintas terlihat hampir serupa namun sangat berbeda, anak yang aktif dapat duduk diam dan memiliki batas letih yang normal sehingga pada satu waktu anak akan berhenti dengan sendirinya namun pada penderita hiperaktif anak tidak akan pernah berhenti melakukan sesuatu bahkan untuk duduk diam saja anak hiperaktif kesulitan melakukannya.

Anak hiperaktif akan selalu merasa memiliki energy sisa yang harus segera dibuang dengan melakukan sesuatu. Mungkin dengan berlari, berteriak, mungkin juga menganggu orang di sekitarnya agar ia dapat tenang. Mencurahkan energy dengan aktifitas yang tepat menjadi solusi bagi orang tua yang memiliki anak hiperaktif karena dengan mencurahkan energy dengan wadah yang tepat anak hiperaktif selain dapat menguras tenaganya dengan cara yang tepat juga dapat mengembangkan dan mengasah kemampuan anak baik fisik maupun psikis.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi, Mengendalikan Emosi Anak, Memperbaiki Sistem Pencernaan & Imunitas Anak.  Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi, Mengendalikan Emosi Anak, Memperbaiki Sistem Pencernaan & Imunitas Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Tips bagi anak hiperaktif agar dapat mencurahkan tenaganya dengan cara yang tepat adalah dengan :
1. Berolahraga
Olahraga merupakan wadah yang tepat bagi anak hiperaktif untuk menguras habis tenaganya. Olahraga dapat dilakukan karena dapat melatih fisik anak agar dapat berkembang dengan baik, olahraga yang dilakukanpun juga harus olahraga yang rendah resiko seperti berenang. Berenang adlaah salah satu olahraga terbaik karena berenang dapat melatih pernafasan, fisik, memperkuat daya tahan tubuh dan tentunya olahraga berenang sangat melelahkan sehingga ketika anak hiperaktif dihadapakan dengan tantangan anak akan selalu menjawabnya dengan semangat.

2. Aktifitas seni
Aktifitas seni adalah melakukan segala sesuatu yang bersifat seni mulai dari melukis menggambar, bermain alat music tertentu, menari dan seluruh aktifitas yang melatih psikomotor pada anak. Kegiatan seni ternyata juga menghabiskan tenaga dan pikiran karena untuk menuangkan imajinasi menjadi kenyataan membutuhkan focus dan kosentrasi. Dengan demikian diharapkan anak dapat melatih ilmu estetikanya sambil memberikan sesuatu hal yang dapat dikerjakan dalam jangka waktu yang lama.

3. Membantu pekerjaan rumah
Mencuci piring, memotong rumput, mengelap meja adalah salah satu bagian dari pekerjaan rumah yang sangat banyak. Memberikan tanggung jawab kecil terhadap pekerjaan rumah yang aman dan dapat dilakukan oleh anak dapat mengurangi energy yang dimiliki anak, selain itu pekerjaan rumah juga dapat diselesaikan dengan bantuan dari anak.

Pentingnya memberikan fasilitas yang tepat pada anak hiperaktif terkadang kurang disadari oleh orang tua, mereka terlalu focus untuk meredam energy dengan berbagai usaha. Alangkah baiknya jika energy yang ada digunakan dan disalurkan ke tempat yang tepat yang mampu menampung bahkan mengembangkan talenta anak agar jauh lebih berkembang.