Waspadai Anak Telat Berbicara!

Posted on

Anak yang kemampuan wicaranya terlambat saat menginjak usia 2.5 atau 3 tahun, jika tidak ada gangguan pada sistem pendengarannya, harus diwaspadai! Sebab ini berarti ada masalah pada sistem koordinasi sistem syaraf otaknya.

Otak adalah sistem pengendali utama dari kemampuan wicara dan motorik pada anak. Otak mengalami perkembangan paling pesat pada usia 0-3 atau 4 tahun saja, di mana 95% otak anak berkembang pada rentang usia ini. Lewat dari usia tersebut, perkembangan otak anak hanya tersisa 5% saja, sehingga akibatnya kemampuan wicara pada anak akan berlangsung sangat lambat.

Untuk itu diperlukan tindakan SEGERA untuk mengatasi hal ini, karena bagaimana pun juga anak memerlukan latihan dan pengulangan untuk bisa mahir berbicara. Diperlukan waktu dan proses untuk mengembangkan kemampuan wicara pada anak.

Anak yang mengalami telat wicara jika tidak ditangani dengan serius akan berdampak buruk pada masa depannya. Kecenderungan anak yang pada masa kecilnya mengalami telat wicara dan tidak ditangani dengan benar akan berdampak pada kecerdasan yang rendah saat dewasa kelak. Dalam pergaulan pun anak akan tersisih, dan hal ini bisa mengikis rasa percaya dirinya.

Menunda-nunda dan menganggap remeh anak yang telat wicara, misalnya dengan berpikiran bahwa seiring pertambahan usia anak akan mampu berbicara dengan sendirinya, sama saja dengan membuang waktu yang berharga di masa GOLDEN PERIOD nya. Karena setiap hari yang berlalu tanpa tindakan nyata dari orang tua maupun dari lingkungan di mana anak hidup, sama dengan semakin sedikit sisa waktu yang tersedia untuk menanggulangi masalah anak tersebut.

Karena itu jadilah orang tua yang peka terhadap perkembangan anak Anda. Sebab masa depan anak berada di tangan orang tua. Kelalaian orang tua melakukan tindakan yang benar terhadap keterlambatan yang terjadi pada buah hatinya, sama saja dengan mengorbankan masa depan anak sendiri.

Info: SMS/WA 081.703.636.838 / pin BB: 2C0517AE

Info: SMS/WA 081.703.636.838 / pin BB: 2C0517AE

Agar anak bisa mengejar ketinggalan wicaranya, diperlukan pelatihan berulang dengan mengajarkan kosa kata baru secara periodik. Disamping itu, memberikan suplemen yang dapat membantu perkembangan dan memaksimalkan kinerja otak pada anak juga sangat membantu. Kids3 dan Clover Honey adalah suplemen yang direkomendasikan untuk hal ini karena terbuat dari bahan perlebahan murni berkualitas tinggi (royale jelly, bee propolis, bee pollen dan madu clover dari New Zealand) di mana akan bermanfaat untuk memaksimalkan perkembangan otak, meningkatkan konsentrasi dan kecerdasan pada anak, mengontrol emosi dan perilaku, meningkatkan imunitas/kekebalan tubuh anak, memaksimalkan pertumbuhan fisik serta memaksimalkan koordinasi sistem syaraf motorik dan kemampuan koordinasi verbal (kemampuan berbicara) pada anak.