Waspadai Balita Telat Bicara

Posted on

Merawat anak adalah salah satu tugas terberat bagi orang tua, selain memastikan anak tumbuh dengan sehat perkembangan mental serta kemampuan anak juga perlu diperhatikan. Sebagai orang tua yang masih memiliki balita terkadang lebih repot karena balita masih belum dapat mengkomunikasikan keinginan mereka dengan baik terlebih pada balita yang terlambat bicara sehingga orang tua menebak nebak sendiri apa yang diinginkan anak. Keterlambatan bicara pada anak adalah hal yang umum di dunia balita, keterlambatan ini dapat muncul akibat kurangnya kemampuan anak untuk mengembangkan kemampuan berbicara pada anak.

Meskipun terlambat bicara pada anak adalah hal yang umum namun keterlambatan bicara perlu dianggap sebagai masalah yang serius jika perkembangan balita sungguh terlambat. Balita harus dapat mengkomunikasikan keinginannya yang pada awalnya hanya berupa meracau (anak mengeluarkan suara yang tidak kita mengerti).

Pada perkembangannya balita pada umur 1 tahun mulai memiliki kemampuan berkomunikasi dan otak bayi dapat membedakan suara ibu dan suara orang lain sehingga perkembangan otak bayi mulai terjadi.

Selanjutnya pada umur 2 tahun balita mulai dapat mengerti dan menyimpan memori kata dan pada 2 hingga 3 tahun kemampuan berbicara anak akan berkembang pesat karena koordinasi lidah dan otak sudah jauh lebih berkembang dibandingkan sebelumnya.

Orang tua harus mengerti dan dapat membedakan apakah keterlambatan bicara pada anak mereka disebabkan oleh penyakit atau sekedar terlambat berbicara.

Cara yang mudah untuk membedakan adalah dengan mencoba anak untuk melakukan tugas sederhana, misal “tolong ambilkan sendok” jika anak merespon secara nonverbal dengan menunjuk benda yang dimaksud, maka keterlambatan bicara yang muncul bukan disebabkan oleh penyakit namun hanya keterlambatan yang seiring waktu dapat diatasi oleh anak sendiri.

PERLU DIPERHATIKAN! Jika anak pada umur 1 hingga 2 tahun tidak dapat:
1. Menggunakan bahasa tubuh seperti menunjuk
2. Kesulitan meniru suara
3. Kesulitan memahami kata sederhana
4. Tidak dapat menuruti perintah sederhana

Maka ini menunjukkan adanya gangguan perkembangan komunikasi pada anak dan anak membutuhkan bantuan dokter yang dapat mengetahui secara jelas penyebabnya sehingga penanganannya akan tepat.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan para orang tua untuk menstimulasi anak agar dapat berbicara lebih cepat, contohnya:

1. Terus menerus berbicara kepada anak meskipun anak belum mampu membalas, dengan demikian akan ada rangsangan bagi anak untuk membalas perkataan orang. Disarankan bagi orang tua untuk terus menerus mengajarkan atau mengajak bicara anak misal kata mama atau papa secara berulang ulang sehingga otak anak akan dirangsang dengan kata kata tertentu.

2. Taruh anak anda pada lingkungan yang tepat. Lingkungan yang tepat dapat membantu anak berbicara lebih cepat seperti tempat bermain anak anak yang banyak anak seusianya. Interaksi antar anak biasanya dapat membantu komunikasi anak jauh lebih cepat dibandingkan dengan kehidupan sehari hari.

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

Meningkatkan Kecerdasan, Daya Tangkap, Konsentrasi & Imunitas Anak. Info Lebih Lanjut Silakan SMS ke 0896 9967 1737 atau Pin BBM di 25CB027F

3. Perbanyak waktu dengan anak, dengan membacakan cerita atau bermain dengan anak maka anak akan dengan sendirinya akan berusaha menyampaikan keinginannya lewat berbicara. Ketika mau tidur usahakan untuk tetap bercerita atau berinteraksi antara anak dengan orang tua.

4. Berikan suplemen yang dapat memaksimalkan perkembangan dan fungsi otak anak karena otak adalah bagian yang sangat berperan untuk perkembangan komunikasi dan sistem syaraf motorik anak. Dalam memilih suplemen anak sebaiknya diutamakan yang berbahan alami, tanpa zat kimia ataupun zat additif buatan yang justru tidak baik dampaknya bila dikonsumsi jangka panjang.

Keterlambatan berbicara anak akan menganggu perkembangan fungsi tubuh lainnya jika tidak dapat diatasi secepat mungkin. Perbanyak waktu dengan anak maka relasi dan perkembangan anak dapat dipantau dengan baik. Selamat mencoba.